Home BERITA TERBARU Penumpang Pesawat dan Kereta Wajib Melampirkan Tes Covid-19

Penumpang Pesawat dan Kereta Wajib Melampirkan Tes Covid-19

110
0

Jakarta,mediatransparancy.comSetiap penumpang Pesawat dan Kereta yang akan bepergian berlibur, harus ada dan melampirkan hasil tes (Rapid tes) Corona Virus Desease Ninetine (Covid -19).

Seperti halnya pada libur panjang pekan depan yaitu hari merah Maulid Nabi, masyarakat diharapkan supaya tetap melaksanakan aturan protokol kesehatan sebagaimana diterapkan pemerintah pusat,  Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pada wartawan 21/10/20.

Menurut Budi Karya, para penumpang yang menggunakan transportasi publik untuk bepergian keluar daerah naik Kereta dan Pesawat harus melampirkan hasil pemeriksaan non-reaktif rapid test atau negatif Covid-19. Hal itu berdasarkan surat edaran Gugus Tugas penanganan Covid -19, nomor 9 Tahun 2020 tentang perubahan surat edaran nomor 7 tahun 2020 tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang pada masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif aman dari Covid-19.

“Sehingga, para penumpang transportasi umum harus melaksanakan persyaratan sebagaimana tertuang dalam surat edaran tersebut, itu sangat penting untuk membatasi penyebaran Covid-19”, kata Budi.

Pihaknya mengingatkan, para penumpang supaya selalu menggunakan masker dalam pasawat, tidak perlu berbincang bincang, sebab kalau berbincang kadang membuka masker sehingga menimbulkan suasana yang kurang kondusif. Disamping itu, penumpang yang dapat makanan atau snek saat perjalanan dalam pesawat sebaiknya tidak usah dimakan. Dibawa saja seperti oleh oleh buat keluarga atau dimakan dirumah. Sebab,” kalau makan di dalam pesawat pasti buka masker”, ucapnya sembari mencereritakan saat dirinya pergi ke beberapa daerah.

Budi juga mengakui, masyarakat sudah mulai banyak sadar menerapkan protokol kesehatan dalam peaawat. Namun disarankan tidak usah berbincang dalam pesawat walau pesawat telah dilengkapi teknologi HEPA, yang membuat lebih aman dari ruangan biasa.

Sementara masyarakat yang bepergian menggunakan kendaraan pribadi, petugas gabungan penangan Covid-19 akan melakukan check point di beberapa wilayah perbatasan. Dikhawatirkan bagi keluarga yang bepergian wisata liburan menggunakan mobil pribadi lebih berisiko tertular Covid-19 di tempat wisata dan restoran. Dalam hal ini pengelola tempat wisata dan restoran diharapkan supaya menjaga kedisiplinan pelaksanaan protokol kesehatan. Menyediakan tempat cuci tangan dan cairannya.

Demikian juga bagi masyarakat yang  menggunakan transportasi bus, petugas akan mengawasi kapasitas bus dan akan melakukan random check atau pemeriksaan acak untuk penerapan protokol kesehatan. Kapasitas penumpang Bus standar 42 orang, tinggal 20-30 orang, harus dilakukan random check. Para penumpang harus dipastikan bebas dari Covid-19.

“Pengawasan yang ketat harus dilakukan untuk menjaga kesehatan semua penumpang yang bepergian wisata liburan”, ucapnya  menegaskan.

Penulis :  P.Sianturi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here