Home HUKUM Perampok Pondok Indah “Cengeng”, Takut Banyak Polisi Datang

Perampok Pondok Indah “Cengeng”, Takut Banyak Polisi Datang

250
0
Foto : Polisi berdatangan untuk bebaskan sandera perampokan di Pondok Indah.

Jakarta, Mediatransparancy.com – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto mengatakan tidak ada tembakan atau kekerasan dalam aksi kriminal di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Bahkan sempat terjadi negosiasi antara pelaku dan korban. Pelaku dan korban saling kenal?

“Menurut pengakuan, mereka tidak saling kenal,” kata Kapolda.

Dua perampok dan penyandera keluarga Asep Sulaeman di Pondok Indah, Jakarta Selatan, ternyata menangis di hadapan para korban. Mereka menangis lantaran takut melihat ratusan polisi yang mengepung rumah tersebut.

Menurut Kapopolda, kedua tersangka yakni, AJ dan S itu sempat menangis sesenggukan di hadapan para sanderanya. Keduanya menangis karena merasa ketakutan melihat ratusan polisi datang hendak menggeruduk rumah korban.

“Tersangka itu sempat menangis di hadapan pemilik rumah. Kami juga saat itu kan menyampaikan peringatan-peringatan pada tersangka yang sedang menyandera korban itu,” ujarnya pada wartawan, Sabtu (3/9/2016).

Saat itu, tambah Irjen Moechgiyarto, kedua pelaku itu membuat skenario untuk bisa membebaskan mereka dari jeratan hukum yang mungkin terjadi nantinya. Keduanya lalu memaksa korban untuk membuat surat pernyataan kalau pelaku dengan korban itu sejatinya memiliki suatu hubungan keluarga. Namun, itu semua merupakan modus pelaku belaka.

“Mereka buat suatu skenario seolah mereka berkeluarga. Ada hubungan persaudaraan. Buat pernyataan yang ditandatangani pemilik rumah, istri, anak, dan tersangka kalau tak terjadi apa-apa. Karena mereka ini panik. Padahal, korban pun tak mengenal kedua tersangka,” ujarnya.

Penulis : Chris Muryat/rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here