banner 728x250

PKL Musiman Di Danau Sunter Ditertibkan Petugas Gabungan

  • Share

Jakarta,mediatransparancy.comPuluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) musiman di sepanjang Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditertibkan petugas gabungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, pada malam Imlek 11/02/2021.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Utara, Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara, serta didukung personel TNI-Polri, melakukan operasi malam hari untuk menghalau dan membubarkan lapak lapak PKL yang berada di pinggir Danau Sunter tersebut.
Hal itu dilakukan untuk memutus penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) saat libur panjang akhir pekan perayaan Imlek.

judul gambar

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Utara Yusuf Madjid mengatakan,  peringatan Tahun Baru Imlek tentunya menjadi momentum yang sangat baik bagi warga yang merayakannya.

Namun, libur panjang ini justru mengkhawatirkan terhadap terjadinya lonjakan baru penyebaran Covid-19. Sehingga semua pihak tentunya harus berupaya mencegah kerumunan saat liburan ini. Dimana pemerintah Provinsi DKI Jakart masih menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) dengan merujuk pada aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

“Kita berharap sepanjang Jalan Danau Sunter Selatan terbebas dari lapak PKL yang berpotensi adanya kerumunan pada libur panjang akhir pekan saat ini”, ujarnya, 12/02/2021

Ditambahkan, penertiban tersebut bersifat humanis dengan pendekatan dan pemberitahuan kepada para pedagang sebelumnya. Alat kerja pedagang disita petugas gabungan dan dibawa ke gudang penyimpanan Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara di kawasan Kelurahan Tugu Selatan, Koja.

Perda Penertiban hanya pada masyarakat kecil

Menyikapi dilakukannya penertiban terhadap pedagang jalanan, sejumlah aliansi kemasyarakatan menilai bahwa Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta hanya berlaku terhadap masyarakat kecil. Sebab, petugas gabungan yang mengangkut alat kerja pedagang dinilai tidak manusiawi.

Pada hal petugas Pol PP DKI Jakarta harusnya tidak boleh tebang pilih dalam menjalankan Perda. Selain PKL, masih banyak pekerjaan Pol PP yang terbengkalai. Seperti halnya penertiban baliho, lambang Partai, Reklame, Iklan yang dipampang di Jalan Penyebrangan Orang (JPO).

Dalam aturannya JPO tidak diperbolehkan sebagai sarana atau tempat penempelan Reklame, atau spanduk, iklan dan lain sebagainya, namun saat ini JPO Roxi terdapat Reklame dan Spanduk Partai Pengusung wakil Gubernur DKI Jakarta.

Penulis : P.Sianturi

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *