Home Daerah Polemik Sengketa Masyarakat Dengan PTPN VII, 7 Ormas Dan LSM Menggelar...

Polemik Sengketa Masyarakat Dengan PTPN VII, 7 Ormas Dan LSM Menggelar Pertemuan Bersama Kapolres Lampura

234
0

LAMPUNG UTARA | MEDIA TRANSPARANCY-   Organisasi masyarakat dari Sungkai Bunga Mayang (Sabai Say) Paku Banten, Porbespalu, PRTI, PPDL, LPK, JAMAN UTAMA selaku Penerima tenaga dari masyarakat yang terkait dengan kerjasama dengan Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono. Jumat (29/11/2019).

Pertemuan tersebut didasari pada (28/11) kemarin ketujuh ormas tersebut akan menggelar aksi. Namun dua hari sebelumnya diundang oleh partai polres meminta aksi itu ditunda karena partai polres akan memediasi mempertemukan partai masyarakat dengan pihak PTPN VII bunga mayang.

Bahwasanya ada masalah tanah milik masyarakat yang diserobot oleh PTPN VII bunga Mayang.

Untuk itu tujuh ormas ini akan meminta tindakan bahwasanya Kapolres Lampura akan memfasilitasi dan memediasi antara pihak masyarakat dan pihak PTPN VII.

Syahbuddin Hasan selaku ketua ormas Sabai Mengucapkan tujuh organisasi masyarakat dan LSM memberikan apresiasi terhadap kinerja Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono yang mendukung dan mendukung dalam menyikapi lahan pertanian masyarakat di 10 desa yang ada di kecamatan Sungkai Selatan, Sungkai Utara dan Bunga Mayang.

“Hari ini kami bertemu dengan pihak PTPN VII tetapi tidak hadir, dan sebelumnya Pak Kapolres akan membahas pihak lain yang akan diundang dan mempertemukan pihak masyarakat dan pihak PTPN VII pada 16 Desember 2019 mendatang. Untuk itu, kami juga mengapresiasi sikap sebagai pak Kapolres AKBP Budiman Sulaksono yang sigap dalam menyikapi perdebatan tanah antara masyarakat dan pihak PTPN VII, “katanya sesuai pertemuan Kapolres. Jumat (29/11).

Pada kesempatan yang sama, Kapolres AKBP Budiman Sulaksono mengatakan bahwa pihaknya akan memfasilitasi pertemuan yang akan datang, serta siap untuk mendampingi pertemuan kedua pihak yang terkait dengan perjanjian tersebut sampai waktu 24 jam. “Mudah dibahas direksi PTPN VII akan menyelesaikan gugatan masyarakat dan semua yang bisa diselesaikan,” Tegas Kapolres.

Sementara Hairil Amri. SH. Selaku ketua ormas Paku Banten
menjelaskan penyelesaian dalam mediasi ini tidak menemukan titik terang terhadap ini, maka masyarakat 10 desa bunga yang didampingi 7 ormas dan LSM akan meningkatkan kantor induk PTPN VII unit bunga mungkin dengan jumlah yang bertambah masa depan.

“Jika tidak juga menemukan titik terang, Masyarakat akan memasang tenda dan menginap di halaman kantor milik PTPN unit bunga mayang sampai tanah yang mereka kunjungi,” pungkasnya khairil.

 

Penulis: Sis

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here