Home NASIONAL Politisi Kabupaten Bogor Terpilih Menjadi Menteri Perindustrian

Politisi Kabupaten Bogor Terpilih Menjadi Menteri Perindustrian

385
0
Foto : Airlangga Hartarto (Kanan) sebagai Menteri Perindustrian .

Bogor, Mediatransparancy.com – Terpilihnya Anggota DPR RI Fraksi Golkar Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian mengundang decak kagum di kalangan masyarakat Kabupaten Bogor. Itu membuktikan bahwa politisi yang berangkat dari Kabupaten Bogor dipercaya untuk berkiprah lebih besar di tengah masyarakat Indonesia. Selain itu, Airlangga Hartarto yang berangkat dari Kabupaten Bogor sebanyak 3 kali sebagai Anggota DPR RI, menegaskan dirinya layak menjadi penerus ayahandanya yang telah menjadi Menteri di era Orde Baru.

Foto :  Airlangga Hartarto Kader Terbaik Golkar.
Foto : Airlangga Hartarto Kader Terbaik Golkar.

Airlangga Hartarto juga menjadi penegas sebagai kader terbaik dari Partai Golkar untuk mengisi jabatan sebagai menteri, bahwa Partai Golkar serius mengawal pemerintahan Jokowi-JK hingga 2019. Meskipun sebelumnya Partai Golkar mundur dari Koalisi Merah Putih dan masuk dalam Koalisi Indonesia Hebat. Ketua DPP Partai Golkar Setya Novanto juga memercayai sosok Airlangga sebagai menteri yang dapat mengawal proses perkembangan organisasi Partai Golkar ke depan.

Airlangga Hartarto menulis buku Strategi Clustering dalam Industrialisasi Indonesia (terbitan Andi Offset, Yogyakarta, 2004). Airlangga adalah putra dari Ir. Hartarto yang pernah menjabat Menteri Perindustrian pada Kabinet Pembangunan IV (1983-1988) dan Kabinet Pembangunan V (1988-1993) dan Menteri Koordinator bidang Produksi dan Distribusi (Menko Prodis) pada Kabinet Pembangunan VI (1993-1998).

Menanggapi terpilihnya Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Golkar, Ilham Permana mengatakan, sosok Airlangga Hartarto adalah kader terbaik Partai Golkar di kabinet, khususnya dalam mengawal Jusuf Kalla yang juga kader terbaik Partai Golkar.

“Saya ucapkan selamat kepada Pak Airlangga yang telah mendapatkan amanah lebih besar dari Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai Menteri Perindustrian. Saya berharap dengan amanah yang lebih besar tersebut, dapat membawa kemajuan bagi seluruh bangsa Indonesia dan memajukan dunia industry,” ujar Ilham kepada wartawan di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (28/7/2016).

Ilham yang dikenal memiliki kedekatan secara pribadi dengan Airlangga Hartarto juga berharap agar Airlangga juga dapat memajukan dunia industry di Kabupaten Bogor. Dengan majunya industry baik skala kecil, menengah maupun besar, maka akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.

“Kabupaten Bogor masih perlu banyak sentuhan khususnya di dunia industry di sejumlah wilayah. Dengan begitu maka diharapkan berdampak langsung pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat bumi Tegar Beriman,” tegas mantan anggota tim sukses Airlangga Hartarto di arena Munaslub Partai Golkar di Bali, beberapa waktu lalu itu.

Saat ditanya wartawan apakah Ilham Permana akan menjadi staf khusus Menteri Perindustrian, Ilham menampiknya dan memilih lebih memajukan masyarakat Kabupaten Bogor sebagai Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor. “Tawaran itu memang telah dipertimbangkan, namun saya akan lebih memilih berkiprah di DPRD Kabupaten Bogor demi kemajuan masyarakat Bogor. Meskipun secara tidak langsung saya terus berkomunikasi intensif dengan Pak Airlangga,” imbuhnya.

Pada Pemilu 2014 lalu, Airlangga Hartarto berhasil lolos sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Jabar V Kabupaten Bogor dengan meraih suara terbanyak 120 ribu lebih. Dengan perolehan suara sebesar itu, membuktikan bahwa masyarakat Bogor telah memercayai sepenuhnya agar Airlangga dapat memajukan masyarakat Bogor.

Airlangga juga telah menyabet sejumlah penghargaan seperti, ASEAN Engineering Honorary fellow, yang diselenggarakan oleh Asean Federation of Engineering Organization di Myanmar tahun 2004, penghargaan sebagai alumni terbaik di bidang entrepreneurship dari Australian Alumni Award for Entrepreneurship tahun 2009 dan meraih Satya Lencana Wira Karya di tahun 2014.

Penulis : Agus Kusuma/Luky
Editor : Safid Firdaus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here