Home BERITA TERBARU POLRES JAKBAR UNGKAP JARINGAN NARKOBA ANTAR PROVINSI

POLRES JAKBAR UNGKAP JARINGAN NARKOBA ANTAR PROVINSI

257
0
Polres Metro Jakbar berhasil amankan narkoba jenis ganja seberat 1,3 ton. foto/Humas Polres Metro Jakbar.

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Berkat kerja sama Kepolisian dengan masyarakat, Jajaran Kepolisian Metro Jakarta Barat berhasil  mengamankan barang terlarang berupa narkoba jenis ganja seberat 1, 3 ton, dan petugas juga berhasil membekuk enam orang jaringan penyelundupan asal Aceh. Saat dibekuk oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakbar tanpa perlawanan di beberapa lokasi yang berbeda pada saat malam pergantian tahun 2018.

Polisi saat ini masih memburu IR yang merupakan pengirim ganja serta MUN dan IM yang merupakan pengendali jaringan Narkotika asal Aceh.

“Melalui Interogasi para tersangka di lapangan,  Narkoba jenis ganja tersebut di dapat dari IR yang berada di Aceh, dimana jaringan ini juga dikendalikan oleh saudara MUN serta saudara IM. Mereka masih dalam pengejaran,” kata Kapolres Metro Jakbar pol Hengki Haryadi di Mapolres Jakarta Barat, Kamis (4/1/2018).

Pengungkapan dijelaskan Kapolres adalah berdasarkan pengembangan dan informasi oleh anggota yang diperoleh dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkotika jenis ganja dari Aceh ke Jakarta.

Tim yang di pimpin langsung, Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakbar, AKBP Suhermanto dan Kanit I Satresnarkoba, AKP Alrasydin Fajri Gani langsung melakukan penyelidikan dengan tehnik surveillance dengan target adalah Alexandro dan kawan-kawannya yang berangkat dari Jakarta menuju Aceh pada akhir Desember 2017 lalu.

Pada pukul, 22.30 WIB, Minggu (31/12/2017) lalu , Tim bergerak menuju lokasi dan menghentikan mobil box yang dikemudikan Franky Alexandro (31) serta dua keneknya yakni Yohanes Christian Natal alias Ambon (30) dan Ade Susilo alias Chemonk (29) di depan pintu masuk Pelabuan Bakauheni Lampung.

Tim langsung perintahkan pemilik mobil untuk segera mebongkar dan ternyata ditemukan berisi 1.300 paket ganja atau  seberat 1,3 ton yang di simpan di balik tumpukan karung arang kayu yang sudah di modifikasi dengan lapis baja ringan.

Kapolres kepada wartawan mengatakan, enam tersangka berhasil diamankan yakni Franky Alexandro (31), Yohanes Christian Natal alias Ambon (30), Ade Susilo alias Chemonk (29) didepan pintu masuk Pelabuan Bakauheni Lampung.

Kemudian Rizki Akbar (27), sebagai pemberi perintah ditangkap di kediamannya di kawasan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rocky Siahaan (34) sebagai pengendali dan pemberi perintah ditangkap di rumah kontrakannya di kawasan Sukadanau, Cikarang Barat.

“Terakhir, polisi menangkap Gardawan (24) sebagai penerima dan gudang penyimpanan di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan,” kata Kombespol Hengki Haryadi.

Petugas menyita barang bukti 1,3 ton ganja, 1 buah mobil Box Mitsubishi Nopol. B 9337 TCD, 1 buah mobil Toyota Innova Nopol B 8405 NI, 8 unit handphone, 1 buah timbangan digital, dan 30 karung arang kayu.

Pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2), subsider Pasal 111 ayat (2), subsider Pasal 132 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup. (Benz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here