banner 728x250

Polres Metro Jaktim dan Kejari Jaktim Didesak Melakukan Penahanan Tersangka Oknum Pengacara EPS

  • Share

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Dikhawatirkan akan melarikan diri, mengulangi perbuatannya tidak kooperatif menjalani proses hukum, Penyidik Polres Metro Jakarta Timur dan Kejaksaan Jakarta Timur diminta supaya segera melakukan penahanan terhadap tersangka oknum Pengacara ESP.

Tersangka EPS seorang oknum pengacara yang bergabung dengan Law Firm diketahui berkantor di (Lubis, Erlita & Partners) tersebut diduga melakukan tindak pidana penipuan berlanjut, yang dilakukannya dengan modus, mampu atau bisa membantu segala urusan perkara seperti yang dialami korban berinisial MI. Tersangka dengan iming iming mampu mengurus orang yang beperkara dengan menerima sejumlah uang untuk biaya pengurusan perkara tersebut. Hal itu diungkapkan korban MI kepada sejumlah wartawan di Jakarta, 10/6-2021.

judul gambar

Menurut korban, pihaknya mengenal tersangka EPS yang sesama pengacara sejak tahun 2019. Awalnya dikenalkan BR yang bekerja disalah satu instansi di Jakarta, ketika tersangka EPS membantu saudaranya BR untuk mengurus peninjauan kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA RI) dengan dana sebesar 2,4 miliar rupiah, namun pengajuan PK tersebut ditolak MA.

Kemudian tersangka juga mau membantu teman korban yang tersangkut dengan perkara narkoba di Polda Metro Jaya, dimana tersangka menjanjikan akan mengurus supaya temannya tidak di MAP dan tersangka EPS bilang mengenal Direktur Narkoba Polda Metro Jaya saat itu, dan dia meminta dana sebesar 500 juta rupiah, namun pada kenyataannya perkara tersebut tidak diurus tersangka.

Dilain kasus, tersangka pun meminjam uang sebesar 1 miliar rupiah dan berjanji akan mengembalikannya paling lama 2 Minggu dengan alasan dia ada perkara di Medan. Ternyata janji tersangka hanyalah akal busuknya saja, sebab hingga saat ini uang pinjaman tersebut tak kunjung dikembalikan. Menurut korban, pihaknya memberikan uang sebesar USG 90.000, (Dollar Singapura) karena dia menyerahkan Cek sebagai jaminannya senilai 1 miliar rupiah. Tetapi setelah Cek tersebut ingin dicairkan di Bank, ternyata Cek tersebut kosong alias tidak ada dananya di Bank.

Dalam hal iming iming yang dilakukan tersangka, korban MI merasa telah dipermainkan dan ditipu, sehingga melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Timur. Saat ini berkas perkaranya sudah P-21 (berkas perkaranya telah lengkap) dan tahap dua di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur,” ujar korban MI. Ternya perbuatan tersangka dalam dugaan tindak pidana penipuan tersebut, korban bertambah. Menurut informasinya pun tersangka EPS telah menerima uang sebesar 270 juta rupiah, dengan alasan kasus temannya di Bareskrim Polri bisa dibantu agar gudang temannya tidak di Segel dan tidak diperkarakan. Akan tetapi kenyataan kasus gudang tersebut tetap disegel dan diperkarakan.

Oleh karena banyaknya korban dugaan penipuan yang dilakukan tersangka maka saya mohon kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Penyidik Kepolisian dan jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur supaya segera melakukan penahanan tersangka EPS. Karena apabila Kejaksaan tidak segera melakukan penahanan di khawatirkan tersangka akan melarikan diri, melakukan dan mengulangi perbuatannya, bahkan juga berpotensi menghilangkan atau merusak alat bukti,” ujar korban MI menjelaskan 10/6/2021.

Sementara sebagaimana surat yang di terbitkan Kejari Jakarta Timur melalui Jaksa A.Fuadi mengatakan, bahwa berkas perkara atas nama tersangka EPS telah lengkap ats perkara dugaan penipuan. Dalam surat pemberitahuan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke penyidik Polres Metro Jakarta Timur, dinyatakan berkas sudah lengkap (P21), sehingga penyidik diminta supaya menyerahkan tersangka dan alat bukti serta barang bukti yang berkaitan dengan perkara pidana yang diduga juga telah merugikan pihak lain tersebut.

Setelah jaksa menyatakan lengkap berkas perkara tersangka EP, lalu supaya lengkap persyaratannya untuk disidangkan atau tidak, maka JPU meminta penyidik supaya menyerahkan berkas, alat bukti, barang bukti dan tersangka agar dilakukan pelimpahan ke Pengadilan. Terkait penahanan tersangka, baik penyidik Kepolisian Polres Jaktim dan Kasi Pidum Kejari Jaktim belum berhasil dikonfirmasi.

Penulis : P. Sianturi
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *