Home BERITA TERBARU POS TNI KENYAM, NDUGA, PAPUA DISERANG, SATU ORANG BERHASIL DILUMPUHKAN

POS TNI KENYAM, NDUGA, PAPUA DISERANG, SATU ORANG BERHASIL DILUMPUHKAN

376
0
Bagian tangan prajurit TNI yang kena bacok oleh penyerang. foto/Dok Pendam.

NDUGA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Pada saat malam pergantian tahun baru, Pos TNI yang berada di Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua diserang sekelompok pemuda. Akibatnya satu orang pelaku penyerangan meninggal dunia.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kol. Inf. Moh Aidi yang berhasil dikonfirmasi membenarkan adanya penyerangan tersebut.

Kol Inf M Aidi menjelaskan, saat itu masyarakat berkunjung ke Pos TNI untuk bersilahturahmi untuk merayakan tahun baru. Menjelang siang hari masyarakat mulai meninggalkan pos, namun ada 4 orang pemuda yang masih duduk-duduk di Honai, anggota TNI yang berada di Pos pun menyuguhi makanan dan minuman ringan.

Lebih lanjut Kapendam menjelaskan, saat anggota TNI melanjutkan kegiatan rutin dalam Pos, tiba-tiba 4 orang pemuda tersebut menerobos masuk dan melakukan perusakan menggunakan senjata tajam.

“Anggota TNI terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan dari dalam kamar. Tiga orang pemuda melarikan diri, sementara salah satu dari mereka tetap berusaha merebut senjata yang dipegang oleh anggota,” ujar Kol Inf Aidi yang juga mantan Kapen Kopassus.

Mantan Kapen Kopassus ini menjelaskan lebih lanjut, bahwa pemuda tersebut tetap mengancam dengan parang dan bahkan  berusaha merebut pistol milik salah seorang anggota TNI sehingga melukai tangan anggota TNI tersebut. “Pistol terjatuh ke lantai sehingga tidak bisa digunakan. Lalu dengan tangan kosong anggota mencoba melumpuhkan pemuda yang nengamuk tersebut,” lanjutnya.

Akibat tindakan bela diri yang terpaksa harus dilakukan oleh anggota TNI tersebut, pelaku penyerangan yang diketahui bernama Apenangge Kogoya jatuh pingsan dan kemudian diketahui meninggal dunia.

Pihak Kodam XVII/Cenderawasih melalui Kapendam, sangat menyayangkan penyerangan Pos tersebut. Peristiwa penyerangan itu dinilai menodai kekhidmatan suasana Natal dan Tahun Baru di Papua.

“Kodam telah membentuk tim investigasi bersama unsur Polri dan Pemda Kabupaten Nduga untuk menyelidiki motif penyerangan tersebut. Kami juga melaksanakan pemeriksaan terhadap anggota TNI yang terlibat langsung di TKP guna memastikan apakah ada kesalahan prosedur atau tidak dalam penanganan terhadap pelaku penyerangan,” katanya.

Bila ditemukan pelanggaran terhadap prosedur, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap personil TNI tersebut sesuai dengan tingkat pelanggarannya.

“Kami menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus penyerangan Pos TNI yang melibatkan Alm. Apenangge Kogoya alias Anekanus Kamarigi beserta 3 orang lainnya kepada pihak kepolisian setempat,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Nduga, Yairus Gwijangge yang sedang berada di Kota Jayapura menyerahkan sepenuhnya kasus penyerangan pos TNI tersebut pada pihak kepolisian.

“Saya sudah mendapatkan laporan dari staf saya bahwa keempat pemuda itu memang menyerang pos TNI. Oleh sebab itu saya himbau masyarakat untuk menyelesaikannya secara hukum. Serahkan kepada pihak keamanan untuk menyelesaikannya,” katanya saat dihubungi via telepon selular Papuanews.com.

Bupati beserta Wakil Bupati dan Ketua DPR menambahkan, bahwa besok, Rabu (3/1/2018) akan berangkat kembali ke Kenyam. (ES265)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here