banner 728x250

Prapaskah Yang Diselenggarakan Oleh Koperasi Paniaran Nauli Nalagu (KPNN)

Ket foto/Istimewa: Ketua Panitia: Ir. Kadiman Pakpahan, MM.
judul gambar

Samosir, mediatransparancy.com – Untuk menyambut Hari Raya Paskah hari Minggu, 17 April 2022, KPNN (Koperasi Paniaran Nauli Nalagu) menyelenggarakan acara prapaskah hari Sabtu, 16 April 2022 di SDN 6 Onan Runggu, Kabupaten Samosir. Adapun temanya adalah: “ TAK TERPISAHKAN DARI KASIH ALLAH”, dengan subtema: “Bersama Membangun Kasih Allah, Dengan Membudidayakan Kale Sebagai Sumber Gizi Keluarga”.

Acara tersebut dimulai dengan kebaktian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan; Ketua Panitia, Ketua KPNN, tokoh masyarskat, Dinas Koperasi Dan Perdagangan,  Camat Kecamatan Onan Runggu. Selanjutnya demo masak olahan Kale dan demo cara menanam Kale sambil diiringi hiburan dari Sanggar Tari Borta, Onan Runggu serta pembagian snack sayur kale.

judul gambar

“Bersama Membangun Kasih Allah, Dengan Membudidayakan Kale Sebagai Sumber Gizi Keluarga”.

Ket Foto/Istimewa : Ketua KPNN, dr. Magdalena Sitorus, MARS

Setelah makan siang, di akhir acara ada hiburan tari dan menyanyi sambil mengundi voucher bagi peserta dan membagi oleh-oleh sayur kale kepada para undangan dan orang tua murid.

Ketua panitia, Ir. Kadiman Pakpahan, MM menyampaikan terima kasih atas kehadiran para undangan. Sebenarnya penyelengaraan acara ini tidak berdiri sendiri dalam menyambut Paskah, jauh-jauh hari, pada tanggal 07 November 2021 sudah dimulai dengan penandatangan MOU antara Lokus Adat Budaya Batak (LABB) dengan KPNN dan dilanjutkan adanya pelatihan pembuatan pupuk organik serta cara menanam Sayur Kale.

Acara saat ini tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan yang dilakukan Ir. Kadiman Pakpahan, MM yang secara rutin turun  tiap bulan ke KDT dan secara khusus ke Kabupaten Samosir dalam melakukan pelatihan dan sosialisasi gerakan sadar gizi dengan bertanam sayur Kale dan Kelor. Kurang lebih dalam tempo 5 bulan, sayur kale sudah tumbuh dan dapat dipanen diberbagai lokasi, seperti: Demplot Onan Runggu, SDN 6 Onan Runggu, Desa Salaon Dolok, Desa Tanjungan, Desa Harian, Desa Pakpahan, Desa Hutahotang, Ruang Baca di Pangururan, PAUD di Onan Runggu, panatapan Sigarantung, dan beberapa warga masyarakat.

Ada sekitar 20 SD (Sekolah Dasar) di kecamatan Onan Runggu sudah diajak tanam sayur kale dan sudah dibagi-bagi benihnya dan ada SD di Ronggurnihuta.

Selain di Kabupaten Samosir, ada juga di Desa Marom, Kab. Toba, Desa Sijarango Parlilitan, Siborong-borong, Desa Aritonang Tapanuli Utara.

Gerakan Sadar Gizi tersebut memiliki misi agar ada perbaikan mutu sumberdaya manusia dan lahirnya kebiasaan baru, suka makan sayur bergizi. Ada juga misi terselubung, bagaimana agar potensi stunting dapat dicegah sejak dini, saat ini di KDT masih zona kuning.

Ket foto/Istimewa: Demo masak Soup Kale yang diperagakan oleh ibu Annette

Dalam sambutannya ketua KPNN, ibu dr. Magdalena Sitorus, MARS., menekankan kembali betapa tertariknya KPNN atas gerakan sadar gizi ini sebagai perwujudan kepedulian sosial KPNN, juga melakukan pembinaan para anggotanya dengan menanam Talas Beneng. Koperasi ini akan memperluas layanan dengan mengajak para pengelola UMKM sehingga ada sinergi yang saling menguntungkan.

Tokoh masyarakat Ir. Ober Gultom, MM., mengawali sambutannya dengan ucapan, sangat mengapresiasi acara ini dikaitkan dengan membangun kesadaran baru sejak dini bagi anak-anak dengan memakan sayur sebagai sumber gizi. Dengan demikian akan lahir manusia unggul kelak yang menjadi asset yang tidak ternilai. Gerakan sadar gizi yang sedang berlangsung merupakan karya nyata yg luar biasa. Kami sedang membangun Tugu yang hidup, ada pertanian dan UMKM. Semua butuh proses, tidak ada yang instan, butuh pengorbanan, kerja keras dan kesabaran. Seiring dengan hobbynya bernyanyi, akhirnya bersenandung dengan mengajak para perantau agar membangun kampung halaman.

Sambutan dari Koperindag, sangat mengapresiasi kegiatan yang sudah dirintis KPNN dari yang kecil tapi menjajikan harapan perbaikan kesejahteraan bagi para anggotanya.

Sambutan Camat Onan Runggu, pak Agus Gultom, menguraikan secara rinci apa itu sayur kale. Beliau mengatakan, begitu dengar sayur kale, langsung cari refrensi apa khasiat dan manfaat sayur kale. Secara panjang lebar, pak Camat menguraikannya dan mengajak agar mengkonsumsi sayur kale, bagus untuk ibu hamil dan balita. Selain sumber gizi yang bagus, juga baik untuk kesehatan. Akhirnya pak camat melakukan panen kale dan sekaligus membuka acara masak kale dengan berbagai jenis olahan. Ibu Anette yang sudah siap-siap akan olahan soup kalenya, memberikan penjelasan singkat tentang kale dan olahannya dihadapan pak Camat dan para hadirin. (Red)

judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published.