banner 728x250

Proyek Pengecatan dan Perbaikan Gedung Parkir Blok T Gedung Walkot Jakut ‘Amburadul’

judul gambar

JAKARTA, MediaTransparancy.com – Pada tahun anggaran 2025 yang lalu, Pemerintahan Kota (Pemkot) Jakarta Utara melalui Bagian Umum mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3.585.206.000 untuk plaksanaan pekerjaan Pengecatan dan Perbaikan Gedung Parkir Blok T Kantor Walikota Jakut.

Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Telnologi Oase Prima.

judul gambar

Data lapangan yang diperoleh MediaTransparancy.com, hasil Pengecatan dan Perbaikan Gedung Parkir Blok T Kantor Walikota Jakarta Utara tersebut terkesan amburadul.

Toilet di lantai 9 diduga sama sekali tidak disentuh pelaksana, ditinggal begitu saja tidak dilakukan perbaikan.

Selain itu, dari D – 9 banyak tembok yang tidak disentuh, ada pengecatan yang hanya sekali cat.

Berbagai macam cara diduga dilakukan pemborong untuk tujuan mengurangi volume pekerjaan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Selain itu, Gedung Parkir Blok T juga telah dijadikan sebagai tempat rongsokan.

Mirisnya, Walikota Jakarta Utara, Hendra Hidayat yang dikonfirmasi mengenai pelaksanaan pekerjaan Gedung Parkir Blok T Kantor Walikota Jakarta Utara tersebut lebih memilih bungkam.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Umum Kantor Walikota Jakarta Utara, Ahmad Syarif yang dikonfirmasi memberikan jawaban atas klarifikasi MediaTransparancy.com.

“Terkait pertanyaan tersebut berkenan saya sampaikan klarifikasinya:

1. Untuk toilet lantai 9 dan semua toilet di semua lantai, sesuai kontrak memang tidak ada item pekerjaan perbaikan

2. Terkait pertanyaan sekali cat ini akan kami cek karena sepengetahuan kami tidak ada dan bila dilapangan ada bercak itu karena pemipaan air dan saat ini juga masih dalam proses pemeliharaan.

3. Terkait gedung parkir jadi tempat rongsokan, perlu disampaikan, bahwa itu bukan tempat rongsokan, itu adalah gudang asset penyimpanan sementara. Bila ada UKPD yang membutuhkan barang tersebut akan dibersihkan dan diberikan. Kami selalu bersusaha merapihkan dan bila memang berantakan kami terimakasih atas masukannya dan menjadi bahan evaluasi kami.

Demikian yang dapat dispaikan terkait pertanyaannya,” bebernya.

Menanggapi dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan Pengecatan dan Perbaikan Gedung Parkir Blok T Gedung Walikota Jakarta Utara dengan kontrak kerja yang sudah disepakati bersama, Sekjen LSM Gerakan Cinta Indonesia (GRACIA), Hisar Sihotang mengatakan ketidakheranannya.

“Jujur saya tidak heran melihat kenyataan ini. Saya baru heran kalau dalam proyek tersebut tidak ada masalah,” ujarnya.

Dikatakannya, bahwa proyek tersebut penuh dengan persoalan.

“Banyak sekali persoalan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut” ungkapnya.

Dikatakan Hisar, bahwa banyaknya persoalan yang muncul dalam pelaksanaan Pengecatan dan Prbaikan Gedung Parkir Blok T Kantor Walikota Jakarta Utara tersebut diakibatkan bobroknya pengawasan yang dilakukan Bagian Umum Pemkot Jakut.

“Logikanya, kalau Bagian Umum Pemkot Jakut melalukan pengawasan secara baik dan benar dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, hasilnya pasti baik. Sebaliknya, jika pengawasannya bobrok, hasilnya pasti bobrok,” katanya.

Hisar menuding adanya dugaan persekongkolan yang dilakukan antara kontraktor pelaksana, konsultan dan pengawas internal (Bagian Umum Pemkot Jakut).

“Sekali lagi, semua bermuara pada pengawasan. Sangat tidak masuk akal kontraktor mencuri volume pekerjaan apabila diawasai secara ketat dan profesional. Pencurian volume pekerjaan tersebut terjadi jika mereka bersekongkol,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya meminta aparat hukum terkait melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut.

“Kita minta aparat hukum terkait untuk melakukan pengusutan secara menyeluruh dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut,” paparnya.

Selain itu, kata Hisar, pihaknya juga mendesak agar Gubernur DKI, Pramono Anung untuk melakukan evaluaai.

“Kita juga mendesak agar Gubernur DKI melakukan evaluaai terhadap Kabag Umum Pemkot Jakut,” sebutnya.

Penulis: Redaksi

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *