Home DAERAH Puluhan Para Pedagang PTM Menyerbu DPRD Kabupaten Bungo

Puluhan Para Pedagang PTM Menyerbu DPRD Kabupaten Bungo

248
0
Foto : DPRD Kabupaten Bungo.

Muara Bungo, Mediatransparancy.com – Puluhan pedagang pasar Bungur atau pasar atas Muara Bungo pada Rabu (1/6/2016) terlihat mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bungo.

Maksud dari kedatangan para pedagang tersebut guna melakukan mediasi bersama DPRD pasca bentrok dengan aparat trantip Satpol PP pada saat meengeksekusi pedagang dengan paksa rabu pagi.

Hal ini dikatakan oleh Rian salah seorang pedagang ayam pada di konfirmasikan Mediatransparancy.com Rabu (01/06/16) “dia mengakui bahwa Dinas terkait tebang pilih dalam mengeksekusi pedagang karena ada sebagian pedagang dibiarkan berjualan di luar gedung PTM, sementara yang lain di ekskusi dengan paksa padahal sesuai dengan surat perjanjian tidak ada pemaksaan dalam penertiban”.

“Ya benar para pedagang nyaris bentrok dengan petugas trantip, masalahnya kami kesal karena di eksekusi secara paksa dan kasar, terus pedagang yang baru dibiarkan berjualan diluar gedung PTM dan kami merasa eksekusinya tidak adil” ujar Rian dengan nada kesal.

Selain itu juga tidak hanya itu saja dalam kedatangan puluhan pedagang di DPRD Bungo ini, juga meminta Pemerintah Kabupaten Bungo dapat memberi tenggang waktu untuk pindah ke gedung Pasar Tradisional Modern (PTM) pada saat menjelang hari Raya Idul Fitri mendatang.

Para pedagan mempunyai alasan jika berjualan di dalam gedung semua pembeli beralih ke pedagang yang berjualan di luar gedung PTM.

“Kami cuma minta di pindahnya seusai Idul Fitri, karena selain di PTM sepi dan takut para pelanggan kami lari dan memilih membeli pada pedagang yang berada diluar, kita sama tahulah kondisi PTM” tambah Rian.

Sementara itu Kasi Trantip Dinas Pengelolaan Pasar dan Kebersihan kabupaten Bungo M.Syaril membenarkan bahwa anggotanya nyaris terjadi bentrok dengan pedagang , dan dia mengaku hal ini terjadi karena adanya perlawanan dari pedagang saat eksekusi berlangsung.

“Memang benar anggota nyaris terjadi bentrok, soalnya kami kesulitan karena pada saat eksekusi adanya perlawanan dari para pedagang “ ujar Syahril.

Dengan demikian dari Hearing dan mediasi dengan DPRD ini, Syahril mengharapkan adanya solusi dan titik terang antara anggota dan para petugas.

Penulis : ‪Riana Kamesya /Almen.M
Editor : Dian Kristiana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here