Home NASIONAL Ramadan, PNS Telat Masuk Kerja, “TKD” Dipotong

Ramadan, PNS Telat Masuk Kerja, “TKD” Dipotong

199
0
Foto : Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja /Ahok.

Jakarta, Mediatransparancy.com – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja menegaskan tak ada toleransi kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang telat masuk. Selama bulan suci Ramadan PNS DKI masuk kerja pada pukul 07.00 dan pulang pukul 14.00.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 1348 tahun 2016 tentang pengaturan jam kerja selama bulan suci Ramadan 1437 Hijriah.

“Enggak ada toleransi dong. Karena dulu pulang jam 3 sore. Kami sudah potong satu jam. Makanya tinggal pilih saja. Nanti kan diatur yang kerja seperti apa,” kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/6).

Basuki mengatakan ada sanksi tegas untuk PNS yang telat datang bekerja. Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) akan dipotong jika telat masuk kerja. “Kayaknya sih nggak telat. Ya kalau telat kan ada sanksi kena potong TKD,” ucapnya.

Ditambahkan Basuki, pihaknya telah memberikan keleluasaan kepada PNS DKI untuk masuk dan pulang lebih awal saat bulan suci ramadan. Dengan masuk lebih awal, justru PNS tidak akan terjebak macet. Sebab usai sahur bisa langsung berangkat kerja.

“Kami sudah kasih keleluasaan sebetulnya, maksudnya abis sahur mendingan berangkat. Tidur juga nanggung. Toh masuk juga setengah 8. Lebih baik masuknya jam 7 tapi pulangnya jam 2,” katanya.

Untuk kebijakan tahun selanjutnya, Basuki akan mengevaluasi pelaksanaan tahun ini. Jika bisa berjalan dengan baik akan diterapkan kembali tahun depan.

“Kami lihat saja tahun ini. Kamu kalau berangkat jam 7 lebih macet,” tandasnya.

Penulis : Chris Muryat/rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here