Home BERITA TERBARU Razia Diduga illegal di Play Over Pesing jalan Daan Mogot Jakarta Barat

Razia Diduga illegal di Play Over Pesing jalan Daan Mogot Jakarta Barat

456
0

Jakarta,mediatransparancy.com -Play Over Pesing jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, diminta masyarakat supaya bebas dilintasi kendaraan roda dua (motor) tanpa dilakukan penilangan.

Pasalnya, masyarakat menilai adanya pendiskreditan dari aparat pemerintah dan aparat Kepolisian terhadap pengendara roda dua. Aparat Kepolisian meresahkan dan mengecewakan sebab hampir tiap hari melakukan razia tilang di Play Over Pesing khusus terhadap pengendara roda dua. Masyarakat menilai Polisi telah mendiskriminasikan peengendara roda dua yang melintasi Play Over Pesing.

Pada hal, setiap warga negara Indonesia yang telah membayar pajak kendaraannya dan memiliki Surat izin Mengemudi (SIM) bebas roda dua melintas dan menggunakan seluruh ruas jalan yang ada kecuali di jalan bebas hambatan atau Tol.

Namun aneh di Play Over Pesing jalan Daan Mogot Jakarta Barat dibuat plang tanda larangan roda dua tidak diperbolehkan melintas, jika motor masuk Play Over langsung dilakukan penilangan dan dianggap melanggar rambu lalu lintas. Hal itu dikatakan Herman (53), warga Cengkareng, Jakarta Barat, menyampaikan kekecewaan dan keberatannya terhadap langkah penegakan hukum yang membuat aturan sepihak melarang motor masuk Play Over Pesing.

“Polisi Lalu Lintas langsung menilang kendaraan roda dua yang melintas dari Play Over Pesing walau semua surat kendaraan dan SIM pengendara lengkap”, kata Herman.

Menurutnya, larangan roda dua yang tidak boleh masuk Play Over Pasing merupakan pelanggaran hukum. Pelarangan tersebut bertantangan dengan Undang Undang penggunaan jalan ujum. Jalan layang tersebut dibangun dari uang rakyat, seharusnya siapaa saja bebas melintasinya, tapi ada pembatasan penggunaannya terhadap roda dua, ucapnya.

Pemerintah dan aparat Kepolisian dengan semena mena membuat Plang larangan atau Porboden terhadap roda dua di Play Over Pesing tersebut. Dengan larangan Porboden  tersebut, diduga aparat Kepolisian telah menjadikan Play Over jadi lahan mencari uang masuk ke negara atau ke oknum oknum Polisi dengan melakukan razia tanpa plang ditengarai razia (illegal), menilang pengendara roda dua tanpa plang razia resmi.

“Play Over menjadi lahan bancakan menghabiskan surat tilang setiap hari razia dilakukan aparat Lantas Kepolisian. Knapa ada larangan terhadap roda dua di Play Over Pesing, pada hal bayar pajak dan punya SIM”, ujarnya dengan kecewa 24/09/20.

Menyikapi keluhan masyarakat terhadap razia yang diduga illegal di Play Over Pesing, Kepala Satuan Lalulintas Polri, Irjen Pol Istiono terkesan melindungi jajarannnya walau melakukan razia tanpa ijin plang. Pasalnya, saat diminta tanggapannya Istiono tidak banyak memberikan keterangan dan buang tanggung jawab dengan mengarahkan masalah tersebut ke Lantas Polda Metro Jaya. “Langsung Ke Polda Metro saja mas”, kata Istiono melalui WhasApp nya.

penulis : P.Sianturi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here