Home Berita Terbaru Rencana Pembangunan IPAL Komunal, Warga Diberikan Sosialisasi

Rencana Pembangunan IPAL Komunal, Warga Diberikan Sosialisasi

71
0

MEDIA TRANSPARANCY – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal, di RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan (RBS), Koja, Jakarta Utara.

Sebelum pembangunan fisik, sosialisasi digelar agar warga mendapatkan informasi manfaat kehadiran IPAL komunal tersebut.

Ketua RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Muhammad Hasmi HM mengatakan, kehadiran IPAL Komunal nanti sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama warga RT01-04.

Sebabnya, selama ini warga hanya membeli air dengan harga relatif mahal untuk memenuhi kebutuhan hariannya.

“Makanya kami sangat berterimakasih dan berharap pembangunan benar direalisasikan segera,” ujar Hasmi, saat sosialisasi di RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan (RBS), Koja, Jakarta Utara, Selasa (8/10/2019).

Sementara itu, Manajer Pengembangan Bisnis PD PAL Jaya, Aris Supriyanto menargetkan, pembangunan IPAL komunal ini akan dibangun pada November 2019 mendatang.

Aris mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi bersama warga dan pemerintah daerah mulai dari perencanaan hingga pengoperasian dan maintenance (perbaikan).

“Targetnya akhir November tahun ini akan mulai pembangunan. Kami tetap melibatkan warga sekitar untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan ini,” terang Aris.

Dijabarkannya, IPAL komunal yang akan dibangun ini memiliki delapan unit instalasi pengolahan ‘grey water’ menjadi air bersih. Sehingga hasil olahannya layak digunakan berbagai keperluan seperti mencuci dan menyiram tanaman.

“Proses konstruksinya dua pekan dari pelaksanaan. Setelah itu unit langsung bisa digunakan,” jelasnya.

Lurah Rawa Badak Selatan, Suhaina mengungkapkan, pembangunan IPAL komunal di lingkungan permukiman padat RW 09 tepat dan memang dinantikan warga. Selama ini warga juga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih mereka.

“Inilah bentuk nyata gerakan kolaborasi penataan permukiman. Untuk menggunakan water master pun biayanya cukup mahal,” tutupnya.

 

Penulis: Hasanudin
alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here