SIGLI, mediatransparancy.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sigli terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian yang positif bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui kegiatan latihan seni Hadrah yang digelar secara rutin di Aula Rutan Kelas IIB Sigli.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipandu langsung oleh petugas pembinaan, Ismunandar Muhammad. Di bawah arahannya, para warga binaan tampak sangat antusias mempelajari teknik pukulan rebana dan keselarasan nada.
Suasana Religius di Balik Jeruji
Alunan irama rebana yang berpadu dengan lantunan shalawat menciptakan suasana religius yang menyejukkan di dalam lingkungan Rutan. Selain sebagai sarana pengembangan bakat seni, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media terapi spiritual bagi warga binaan agar lebih tenang dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
“Latihan ini bukan sekadar bermain musik, tapi juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar warga binaan,” ujar Ismunandar di sela-sela kegiatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sigli, Abdul Hamid, S.Sos, memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya program ini. Menurutnya, pembinaan melalui jalur seni dan agama adalah instrumen penting dalam proses reintergrasi sosial.
“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Selain mengasah kreativitas, seni Hadrah mampu memberikan dampak psikologis yang baik, menciptakan lingkungan yang lebih harmonis, dan menjadi bekal spiritual bagi mereka saat kembali ke masyarakat nanti,” ungkap Abdul Hamid.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Rutan tersebut berjalan dengan aman dan tertib. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa keterbatasan ruang gerak tidak menghalangi mereka untuk tetap berkarya dan berbenah diri ke arah yang lebih baik.















