Home NASIONAL Saksi Ahli Digital Forensik Pengacara Jessica, Sebut Metode Ahli JPU Tak Ilmiah...

Saksi Ahli Digital Forensik Pengacara Jessica, Sebut Metode Ahli JPU Tak Ilmiah dan Subyektif

282
0
Foto : Rismon Hasiholan Sianipar, Dosen Universitas Mataram, NTB.

Jakarta, Mediatransparancy.com – Sidang Jessica yang menghadirkan ahli Digital Forensik oleh Penasehat Hukum Jessica Kumala Wongso, Rismon Hasiholan Sianipar, dosen Universitas Mataram, NTB untuk mengungkap CCTV sebagai bahan pertimbangan dalam keputusan Hakim memutuskan benar atau salah terdakwa Jessica dalam kasus tewasnya Mirna Salihin diduga meminum kopi bersianida.

Pada persidangan ahli Digital Forensik Penasehat Hukum (PH) Jessica memaparkan kesalahan atau dugaan manipulasi CCTV yang diajukan Jaksa Penasehat Umum (JPU) di Pengadilan Negeri, Jakarta Pusat, Rabu(15/9/2016).

Saksi ahli yang dihadirkan pihak Jessica Kumala Wongso dalam sidang kasus kematian Wayan Mirna Salihin meragukan metode ahli digital forensik Polri, Ajun Komisaris Besar Muhammad Nuh Al-Azhar. Nuh merupakan saksi ahli yang didatangkan jaksa penuntut umum pada sidang tanggal 10 Agustus 2016.

“Saya meragukan metode ahli sebelumnya, seperti yang saya lihat dari BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Seharusnya ahli tidak hanya mengubah level filter gama lalu bercerita dan menyimpulkan, ada gerakan seperti menaruh sesuatu. Hal itu tidak ilmiah dan bersifat subyektif, serta tidak biasa dilakukan oleh ahli digital forensik pada umumnya,” kata Rismon di hadapan majelis hakim.

Penulis : Chris Muryat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here