Home BERITA TERBARU SAKSI YANG MENGUASAI TANAH MUNCUL DIPERSIDANGAN RC

SAKSI YANG MENGUASAI TANAH MUNCUL DIPERSIDANGAN RC

280
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, memulai sidang lanjutan dengan terdakwa RC, diruang sidang 4 (15/12/2017) Jum’at

Wayan menyampaikan KE para awak media usai sidang mengatakan sudah telak walaupun belum tuntas nanti tinggal keterangan saksi ahli pidana dan saksi perdata “Telak dalam pengertian ini bukti menguasai tanah ini adalah terdakwa RC,” tuturnya

Terdakwalah yang menguasai tanah itu, lanjut Wawan hal ini memperkuat hasil penelitian dilapangan oleh BPN Bali, tanggal 13 September 2013. “Jadi kalau ada orang yang berdebatkan siapa yang menguasai sudah tuntas faktanya adalah RC,” ungkapnya

“Saksi yang kita hadirkan hari ini menyatakan dengan jelas sejak 2003 sampai dengan sekarang, saksi bertugas menguasai, mengawasi, menunggui, bertanggung jawab atas tanah tersebut,” terang Wayan.

Sekarang perkara ini tersangka di dakawakan membuat surat palsu, karena di surat itu menyatakan bahwa seolah-olah pak RC yang menandatangani surat itu, dimana surat itu berisi RC menguasai tanah itu.

Jika Terdakwa RC membuat surat itu dan menandatangani, bukankah isinya menyatakan RC menguasai, didukung oleh hasil penelitian tanggal 13 September 2013 dan keterangan saksi yang dititipi, diberi, mandat dan untuk menguasai tanah itu,  jadi dua alat bukti ini yang memperkuat pernyataan surat itu entah siapapun yang membuat, jikapun terdakwa RC yang membuat dan menandatangani surat itu berarti tidak ada kepalsuan ketika tidak ada aslinya.

Sementara RC tidak pernah membuat surat itu, surat itu tiba-tiba muncul, menggunakan logo, logo itu bisa dibuat diprint dengan cara tekhnologi yang ada sekarang, jadi itulah alasan yang paling pokok, menyebabkan tidak ada pemalsuan.

Bahwa tentang keterlibatan tentang pak RC dalam tidak pidana, jauh lebih lebih tidak mungkin pemalsuan surat saja tidak, dituduhkan membuat surat palsu apalagi pelakunya tidak ada,  oleh karena itu ini memperkuat , harusnya jaksa sudah berani menuntut perkara ini dengan tuntutan bebas.

Sementara itu Sirra Prayuna, menerangkan pertama begini kenapa saksi-saksi yang meringankan itu penting untuk dihadirkan tentu ada syarat-syarat, pertama syarat saksi yang meringankan itu memang betul betul meringankan diri terdakwa.

Kedua permasalahan sesuai dengan fungsinya. “Tadi kita sudah mendengar dua orang saksi dan menjelaskan mulai dari sejak kapan dia bekerja di perusahaan terdakwa dan apa tugas fungsinya,” ujarnya

Dasar penugasan nya, lanjut Sirra saksi mulai bekerja sekitar tahun 1999, kemudian saksi ditugaskan untuk menguasai dan mengawasi tanah dengan obyek HGB Nomor 72  dan 74, kemudian dasarnya itu adalah pemberian tugas secara lisan.

“Batas-batas wilayahnya juga secara jelas tadi digambarkan Barat, Utara, Timur, dan Selatan, itu jelas sekali digambarkan terus termasuk batas-batas patoknya digambarkan dengan gamblang,” paparnya

Sirra menjelaskan bahwa apakah ada pemilik selain PT. NRW jelas tidak ada, apakah ada gugatan perdata saksi tidak tau, ada masalah hukum saksi pun tidak tau. “Artinya bahwa yang diterangkan saksi tadi sesungguhnya kita mendapat sebuah gambaran dari sejak dia menguasai dan mengawasi sampai saat ini adalah obyek yang menjadi pokok permasalahan perkara pidana ini adalah milik PT. NRW dan dalam hal ini terdakwa RC sebagai Hak miliknya,” tutup Sirra.

Reporter: (AZ/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here