banner 728x250

Santunan untuk Para Janda (Srikandi PP) di Gelar Ormas PP MPC Kota Bekasi di Gereja HKBP

Foto/Red: Momen kegiatan sosial bertajuk "Santunan untuk Para Janda" yang diselenggarakan oleh Srikandi Pemuda Pancasila (PP), yang merupakan sayap kewanitaan dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Bekasi.
judul gambar

BEKASI, MediaTransparancy.com | Santunan untuk janda oleh Ormas (Organisasi Masyarakat) merupakan kegiatan rutin sosial yang dilakukan berbagai kelompok untuk membantu janda kurang mampu, seringkali berupa uang tunai, sembako (beras), atau paket kebutuhan pokok lainnya, sebagai bentuk rasa kepedulian serta membantu bisa meringankan beban hidup dan menunjukkan rasa empati, dan sering didanai dari donasi dan program keagamaan dengan menargetkan para janda atau yang rentan kurang tersentuh bantuan pemerintah.

Seperti halnya pelaksanaan santunan kepada para janda anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) MPC Kota Bekasi yang dilaksanakan bertempat di Gereja HKBP Pondok Timur Indah, terletak di Jalan Chairil Anwar Nomor 4, RT.004/RW.009, Margahayu Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat pada, Sabtu (10/1/2026) sore.

judul gambar

Ketua organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) MPC Kota Bekasi, Ariyes Budiman mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian terhadap sriandi (anggota PP) yang single parent (Widow). “Kegiatan yang kita gelar merupakan acara santunan bagi janda-janda, berupa paket bahan kebutuhan pokok dengan sasaran utamanya orang-orang dekat kita dulu, dalam arti kata anggota (Srikandi PP), kita niatkan untuk para janda. Apalagi kalau sudah niat kita, malaikat sudah tulis secara agama Islam,” tuturnya.

Bang Yes, sapaan akrab ketua ormas PP yang selalu memperhatikan anggotanya tersebut juga menjelaskan acara santunan yang dilakukan merupakan inisiasi dari dirinya dengan pelaksana kegiatan yakni Wakil Ketua (Waka) III MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi, dan dilakukan pasca ibadah.

“Panitia pelaksana kegiatan oleh Wakil 3 saya, Paulus Kusmindar (bang Mawi) Waka III, yang merupakan beragama  Nasrani (kristen). Kita Pemuda Pancasila, berkomitmen bahwa semua kegiatan agama yang diakui pemerintah (tentunya) kita dukung penuh. Jangankan itu, Gereja tersebut saya kasih (serahkan) walaupun itu Gereja ibaratnya pemerintah yang punya, karena awal penguasaannya dari dulu saat saya masih menjadi seorang wartawan,” ungkap bang Yes.

Selain itu, terkait kegiatan acara santunan yang dilaksanakan, bang Yes juga mengungkapkan bahwa pihak gereja HKBP sendiri telah menyerahkan sepenuhnya kepada Pemuda Pancasila (PP) MPC Kota Bekasi. “Pihak HKBP sendiri telah memberikan wewenang penuh kepada Pemuda Pancasila. Jadi niatnya santunan janda, jangan sampai salah secara niatnya telah ditulis malaikat, malaikat tidak punya hapusan (penghapus), jadi tidak mungkin salah,” tegasnya.

Disisi lain, saat diminta tanggapannya terkait bencana atau musibah yang terjadi dan menimpa saudara-saudara di sebagian wilayah Sumatera Barat dan Sumatera Utara, bang Yes turut sangat prihatin dan ormas yang dipimpinnya telah berencana akan segera mengirim bantuan ke lokasi berdampak bencana tersebut.[]dok-ist./JAG

Penulis: Ahmad JarkasihEditor: Ahmad Jarkasih
judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *