banner 728x250

Satu Rumah Hancur Tertimpa Longsor Di Tanjung Bunga Kabupaten Samosir

  • Share

SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY – Sedang terlelap tidur, Keluarga Sigalingging tertimpa tanah longsor yang terjadi di dihutan sigalingging, desa Tanjung Bunga Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, Longsor terjadi selasa sekitar pukul 23:00wib, Dampak akibat longsor satu unit Rumah rusak parah.

Informasi yang dihimpun awak media dari saksi mata Novita Sitanggang, Dilokasi kejadian Rabu pagi(23/12) Kejadian terjadi pada selasa malam sekira pukul 11 Wib, Saat keluarga sudah mulai istirahat dan belum menyenyak tidur, Pada waktu itu kebetulan hujan sangat lebat menguyur daerah itu.

judul gambar

Secara “Tiba-tiba terdengar seperti dentuman bom meledak membuat sontak warga keluar dari rumah,untuk melihat kejadian tersebut,hingga saat kejadian satu malam kami keluarga tidak dapat tertidur nyenyak lagi, namun korban Jiwa tidak ada hanya satu orang anak kecil patah tulang yang saat ini sudah dirumah sakit Hadrianus Sinaga tutur pak Novita.

Novita menambahkan adapun jarak rumahnya dengan Saudara Sigalingging hanya satu meter pada posisi rempet,maka kami terpaksa satu malam harus berjaga jaga takut longsor susulan takut rumah kita ikut korban longsor,terangnya.

Masih menurut Pak Novita,bahwa Pak Josua Sigalingging pemilik rumah sudah 3 tahun meninggal ,sekarang tinggal istrinya yang bernama Erika silaban yang menanggung ketiga(3) Anaknya yang masih kecil-kecil itu.

Adapun yang tinggal orang didalam rumah saat pasca kejadian  ada lima orang saudara ,cuman hanya satu korban tertimbun longsor yaitu Timoteus sigalingging(9)yang masih duduk di sekolah tingkat Sekolah Dasar terangnya.

Senada Ernita silaban (44) Pihak korban ketika di konfimasi awak media rabu (23/12) di unit gawat darurat rumah Sakit Hadrianus Sinaga pangururan, membenarkan adanya kejadian tanah longsor tersebut  .

Irnita Ibu tiga anak ini juga membenarkan bahwa anaknya mengalami patah tulang,di akibatkan runtuhan bangunan rumah menimbun seluruh badan anaknya,”hanya kepala yang nampak,lirih Ernita sambil menceritakan kejadian naas itu.

petugas kepolisian saat membantu proses evakuasi korban tanah longsor

Ernita menjelaskan, Saya malam itu sangat gelisah namun anak-anak sudah pada tidur pulas,tiba-tiba bagunan amblas hingga dinding bangunan roboh,saya hanya mampu menyelamat anakku paling bungsu ketika itu namun aku menjerit jerit minta pertolongan,hingga masyarakat berhamburan menolong, tuturnya

Disini Timoteus (anak korban tertimbun-red) sudah sempat tertimbun reruntuhan bangunan, untunglah masyarakat dapat mendengar jiritanku hingga bisa cepat menyelamatkan anakku ini hingga membawa kerumah sakit.”piluh Ernita menjelaskan.

Mendengar kejadian itu Kapolres Samosir yang diwakili Kapolsek pangururan AKP B Manurung SH bersama jajaran Polres Samosir langsung datang ketempat kejadian,dan secara spontanitas mereka langsung memberi Tali kasih Berupa 10 Karung Beras pada keluarga itu.

B Manurung ,ini sebuah bentuk sosial kita bentuk kepedulian kepada masyarakat atas kejadian ini,dan bantuan ini merupakan Tali Kasih kami,ujarnya mengakhiri.

Hingga berita ini di naikkan bahwa korban Jiwa tidak ada,hanya luka dan patas tulang terhadap bocah Timoteus Sigalingging(9),dan Satu unit rumah sedang rusak berat akibat longsor tersebut.

Penulis: HS
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *