banner 728x250

Segel Citata Jagakarsa Tidak Digubris Pemilik Bangunan Melanggar, LSM: Segera Bongkar

  • Share

MEDIA TRANSPARANCY – Satu unit bangunan dua lantai di jalan Jeruk, Kecamatan Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Sekatan yang akan dijadikan ruko tiga pintu disinyalir tidak memiliki izin sesuai ketentuan membangun di DKI Jakarta.

Atas pelanggaran bangunan tersebut, Sektor Cipta Karya Tata Ruang dan Peetanahan (CKTRP) Kecamatan Jagakarsa telah melakukan tindakan penyegelan terhadap bangunan melanggar tersebut.

judul gambar

Namun sayangnya, pemilik bangunan maupun pengembang sama sekali tidak memperdulikan keberadaan segel tersebut.

Terbukti, hingga saat ini proses pembangunan tetap berlanjut.

Hasil pantauan Media Transparancy, pihak pemborong terlebih dahulu menyelesaikan bagian luar bangunan, yang seakan-akan bangunan telah selesai dikerjakan sehingga tampak dari luar bangunan tidak ada kegiatan membangun.

Padahal, semua pekerja proyek tetap melaksanakan kegiatan membangun di dalam gedung.

Akibatnya segel yang digantung di jendela bangunan jadi hanya pajangan saja.

Menanggapi adanya kegiatan atau pekerjaan bangunan melanggar yang sudah di segel, Ketua LSM Gerakan Cinta Entitas Indonesia (Graceindo), Sudirman yang dimintai komentarnya mengatakan, sesuai Pergub 128/2012, setelah dilakukan penyegelan oleh pihak Citata, kegiatan membangun tidak boleh ada.

“Bab I No 37 disebutkan,  penyegelan adalah pembatasan kegiatan bangunan gedung berupa penghentian sementara pelaksanaan pekerjaan pembangunan. Sementara pada Bab I Nomor 30 berbunyi, surat segel adalah surat yang diberikan kepada penyelenggara pembangunan agar seluruh aktivitas pembangunan yg melanggar dihentikan tau ditutup. Sementara pada Bab I Nomor 39 berbunyi, papan segel adalah papan yg dipasang dilokasi bangunan gedung agar seluruh akttivitas pembangunan dihentikan/ditutup,” ujarnya.

Dikatakannya, bahwa ketentuan tersebut harus dan wajib ditaati dan dilaksanakan.

“Dengan kata lain, tidak boleh ada aktivitas membangun dalam gedung ketika papan segel sudah tertempel di bangunan,” ungkapnya.

Namun, melihat fakta lapangan yang terus melakukan proses pengerjaan dikala tindakan segel telah dilaksanakan, Sudirman meminta pihak Citata Kecamatan Jagakarsa segera melaksanakan sanksi berikutnya.

“Kita minta Citata Jagakarsa segera melaksanakan sanksi berikutnya, yakni Surat Perintah Bongkar (SPB) dan rekomtek. Bangunan itu harus dibongkar karena pemilik tidak mengindahkan sanksi yang diberikan pemerintah setempat,” katanya. Anggiat

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *