Home Berita Terbaru SEGUDANG PRESTASI KOTA BEKASI DIBIDANG PEMUDA DAN OLAHRAGA

SEGUDANG PRESTASI KOTA BEKASI DIBIDANG PEMUDA DAN OLAHRAGA

155
0

KOTA BEKASI, MEDIATRANSPARANCY.COM –  Wali Kota Bekasi Dr. Rahmat Effendi mendapatkan penghargaan sebagai Pembina Olahraga Berprestasi Tahun 2017 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Penghargaan diberikan dalam rangka Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2017 tahun lalu, dan penghargaan ini langsung diberikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Berdasarkan data yang dihimpun mediatransparancy.com, Kamis (29/3/2018) bahwa ketika itu tampak hadir mendampingi Wali Kota saat itu, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga (Dispora), Drs.Tedy Hafni Tresnadi, M.Si dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi,  Abdul Rosyad Irawan.

Olahraga menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sekedar melakukan aktivitas fisik, maupun hanya sekedar menonton pertandingan olahraga, olahraga pun menyusup masuk ke seluruh lapisan masyarakat, tua, muda, laki-laki maupun perempuan di desa maupun di kota.

“Budaya olahraga tidak dapat tumbuh secara instan tetapi harus melaui proses yang berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari lingkungan terkecil (keluarga) sampai kekomunitas masyarakat yang lebih besar,” tutur Menpora, Imam Nahrawi saat itu.

“Sesuai dengan tema Haornas ke-34 tahun 2017 ‘Olahraga Manyatukan Kita’ maka dalam tema tersebut terkandung makna bahwa melalui olahraga tumbuh kembali semangat cinta tanah air, cinta budaya bangsa, memahami berbagai perbedaan menyatukan jiwa dan semangat kebangsaan,” kata Menpora, Imam Nahrawi.

Menpora telah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komponen bangsa baik di pusat maupun di daerah, yang telah menggerakkan masyarakat untuk berolahraga dan juga telah bekerja keras untuk membina para atlet hingga mencapai prestasi terbaik.

Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi dalam amanat sambutannya saat menerima penghargaan tersebut mengatakan, bahwa penghargaan ini diberikan karena capaian rekor MURI dan penyelenggaraan Car Free Day (CFD) terbaik se-Indonesia serta penyediaan sarana prasaranan olehraga yang diantaranya adalah Stadion Patriot Chandarabhaga Kota Bekasi.

“Oleh karena itu, saya bersama Ketua KONI dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi cukup bangga untuk menyajikan hasil terbaik untuk masyarakat Kota Bekasi. Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk hidup sehat dengan berolah raga serta pemerintah mampu menyediaan sarana dan prasaranan dalam peningkatan proses peradaban di Kota Bekasi,” ulas Dr. Rahmat Effendi.

Selain itu, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2017 Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi, Drs.Tedy Hafni Tresnadi, M.Si mewakili Pemerintah Kota Bekasi menerima Penghargaan Kota Layak Pemuda Tahun 2017 Katagori Madya dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) bertempat di Grand Ballroom Grand Inna Padang Convention dan Exhibition Hotel Kota Padang.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi, Drs.Tedy Hafni Tresnadi, M.Si bahwa salah satu unsur penilaian adalah besarnya Anggaran dalam APBD untuk kepemudaan, Sarana dan Prasarana untuk kegiatan kepemudaan, regulasi bidang kepemudaan yang telah diterbitkan oleh Pemerintah daerah (Perda) dan lain-lain.

“Kita baru baru ada naskah dinas Raperda, bahwa Kota Layak Pemuda merupakan program Kemenpora yang mana pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota lebih memperhatikan pembinaan dan pemberdayaan pemuda di daerah masing-masing,” ucap Kadispora.

“Kota Layak Pemuda akan diberikan bila telah mencapai beberapa indikator yang ditetapkan antara lain regulasi yakni adanya Perda tentang kepemudaan, ketersediaan infrastruktur yakni ruang dan tempat ekspresi dan kreasi pemuda, kelembagaan yakni keaktifan organisasi kepemudaan dan komunitas-komunitas pemuda serta kemandirian pemuda sebagai pelopor UMKM dan pembangunan,” ujarnya.

“Penganugerahan Kota Layak Pemuda ini dibagi menjadi beberapa kategori. Yaitu, kabupaten/kota kategori utama, kabupaten/kota kategori madya, dan kabupaten/kota kategori Pratama,” imbuhnya

“Setelah melakukan kajian-kajian dengan berbagai pihak, telah ditetapkan beberapa kriteria penilaian terhadap kabupaten/kota yang berhak mendapatkan predikat Kota Layak Pemuda dan Kota Bekasi masuk dalam Kategori Madya,” jelasnya.

Kadispora berharap dengan predikat tersebut, mudah-mudahan Anggaran dan sarana dan prasarana bidang kepemudaan untuk tahun-tahun kedepan lebih meningkat lagi. Demikian pula Perda sudah selesai dibuat. Data base sudah selesai.

Dan dalam kesempatan itu pula, Menpora RI, Imam Nahrawi juga berharap dengan pemberian penghargaan yang perdana diselenggarakan ini menjadi bagian sejarah Indonesia dan mampu meningkatkan partisipasi pemuda pemudi se-Nusantara.

“Tantangan menjadi seorang pemuda yaitu mampu memberikan kontribusi kepada negaranya, karena pemuda saat ini akan menjadi pemimpin di masa mendatang,” tegas Menpora Imam Nahrawi.

Lebih lanjut, Menpora RI mengatakan bahwa pemerintah daerah untuk memberikan porsi anggaran bagi kegiatan dan pemberdayaan pemuda melalui APBD masing-masing. Sehingga, kata dia kaum muda di daerah bisa lebih optimal dalam memunculkan potensi masing-masing.

“Pemuda harus memunculkan potensinya, tampil kepermukaan sebagai motor pengerak dalam pemberdayan ekonomi dan pembangunan di daerah masing-masing,” terangnya.

Selain itu, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi juga menjadi penyelenggara Pertama Gerakan Keluarga Berolahraga Ceria (GELORA) dan berhasil menciptakan rekor dunia Program Pelopor dengan peserta terbanyak yang diikuti 7.000 Kepala Keluarga (KK) berdasarkan Kupon yang dicetak.

Kegiatan ini pun kembali dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nahrawi, jajaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi, Anggota DPRD Kota Bekasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji, Forum Komuikasi Pimpinan Daerah, Kepala SKPD, Staf Ahli, Asisten Daerah, Kepala Bagian dan Para Pemangku Jabaran Pemerintah Kota Bekasi, Ketua KONI, Ketua NPCI, Ketua FORMI, serta Masyarakat Kota Bekasi.

Kegiatan GELORA ini dimulai dari Plaza Kantor Pemerintah Kota Bekasi jalan raya A. Yani Bekasi Selatan dan Berakhir di Depan Hotel Haris kawasan Summarecon Bekasi, Bekasi Utara Kota Bekasi Jawa Barat.

Dalam Sambutannya Wali Kota Bekasi Dr.Rahmat Effendi mengajak warga kota bekasi untuk menggelorakan semangat berolahraga ke seluruh lapisan masyarakat khususnya di Kota Bekasi, melalui gelora diharapkan olahraga menjadi kebutuhan dan gaya hidup sehari-hari. “Kembangkan terus budaya produktif ini Insha Allah akan mendukung kita sebagai subjek pembangunan Kota Bekasi,” tuturnya.

Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi juga menambahkan, bahwa sarana dan prasarana olahraga setiap tahun semakin bertambah dengan dibangunnya Stadion Mini yang ada di tiap kecamatan sampai Stadion Patriot Candrabhaga, juga fasilitas olahraga lainnya agar bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga masyarakat Kota Bekasi.

Pada kesempatan ini pula Dr. Rahmat Effendi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Menteri Pemuda dan Olahraga yang berkenan hadir memberikan Support dan semangat bagi kita semua.

Gerakan Keluarga Berolahraga Ceria (GELORA) ini dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi yang menyampaikan bahwa penghargaan rekor dunia itu pasti seluruh masyarakat akan meniru. “Artinya Bapak Wali Kota ini adalah figur yang menginspirasi dan memberi semangat kepada orang lain untuk berbuat yang sama bahkan lebih baik lagi. Bayangkan Stadion Patriot yang dimiliki Kota Bekasi ini tidak ada ditempat lain, yang persis ditengah kota, dipusat kota, dipusat car free day terbaik, hanya dikota bekasi,” pungkasnya.

Dispora sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Kepemudaan

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, Drs. Tedi Hafni Tresnadi menyatakan bahwa peraturan daerah (Perda) tentang kepemudaan yang sudah disahkan, dapat  mengakomodir pelayanan pemuda menjadi lebih baik.

Menurut Kadispora pelayanan kepemudaan itu adalah penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan pemuda. “Sementara pengembangan meliputi kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan yang seluruhya terkait dengan kepemudaan,” paparnya.

Kadispora Kota Bekasi, Drs. Tedi Hafni Tresnadi juga menjelaskan bahwa saat ini

begitu banyak permasalahan terkait kepemudaan,  diantaranya penyalagunaan narkoba, miras, tawuran antar pelajar, persaingan global dan minimnya rasa nasionalisme.

“Dengan demikian permasalahan tersebut bisa diakomodir untuk mendapat solusinya didalam Perda Kepemudaan ini, sehingga pelayanan Kepemudaan yang akan dan sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tandasnya. (Adv)

 

 

Reporter : Ach Zark
Editor : Ahmad Z

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here