Home DAERAH Sekda : Kelas Pustakawan dan Arsiparis untuk tingkatkan Kompetensi SDM

Sekda : Kelas Pustakawan dan Arsiparis untuk tingkatkan Kompetensi SDM

208
0

Jambi, Mediatransparancy.com – Rapat Koordinasi Program Kegiatan Perpustakaan dan Kearsipan Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2015 yang dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H. Ridham Priskap mengusung tema ‘Melalui rapat koordinasi kita tingkatkan Sinergisitas perpustakaan yang berstandar nasional dan manajemen kearsipan yang akuntabel.’ Senin (23/2). Mengingat pentingnya arsip yang tertata rapi serta keberadaan pustaka melayani kebutuhan akan informasi dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas yang diyakini membawa dampak peningkatan sumberdaya manusia menjadi pemikiran Sekda membuat kelas khusus pendidikan kearsipan dan pustakawan yang saat ini sangat diperlukan disetiap Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi.
“Diklat kita buat kelas khusus Jambi untuk 30 orang,” Ujar Sekda.

Bagi Sekda, keberadaan fungsional khusus arsip dan pustaka yang mengerti akan tugasnya juga menjadi bagian dari petunjuk Undang undang Aparatur Sipil Negara yang menggiring setiap Pegawai Negeri Sipil melaksanakan tugas yang lebih spesifik dan terarah. “PNS itu profesi makanya harus profesional yang membutuhkan fungsional khusus,” tegas Sekda.

PNS yang menguasai informasi dengan upaya terus meningkatkan pengetahuan menjadi penekanan khusus Sekda untuk terus memacu pembangunan SDM Provinsi Jambi.
“Orang minim informasi akan susah berkomunikasi parahnya tidak bisa berbuat apa apa, Saya setuju untuk pembukaan formasi penerimaan PNS pustakawan,” jelas Sekda.Menurut Sestama Perpusnas Drs. Dede Junaidi, M.Si, menjelaskan visi pembangunan perpustakaan semakin digiatkan bahkan rencana tersebut termasuk dalam nawacita pembangunan Indonesia.

Mengenai diklat pustakawan Dedi sangat menyetujui daerah yang antusias mengirim petugas untuk mengikuti pendidikan pustakawan bahkan beliau siap mengadakan serta mengalokasikan biaya pelatihan didaerah,”Diklat bisa dilaksanakan yang penting ada peserta tiga puluh orang namun Kepala Daerah bisa menjamin setelah lulus pustakawan tetap jadi pustakawan,” tegas Dedi.

Menanggapi sisi kearsipan Sestama ANRI Dra. Gina Masudah Husni M.Hum, menjelaskan tantangan pemahaman bidang kearsipan harus berubah dari statis menjadi dinamis,”Arsip itu penting sebagai informasi ke publik yang secara tepat dan benar disampaikan,” kata Gina.
Arsip sangat berkaitan dengan rahasia maupun dokumen negara yang sangat terkait dengan Undang undang Keterbukaan Informasi Publik membutuhkan pegawai yang profesional demi menjalankan tugas negara.

Dalam laporan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Drs. H. Asvan Deswan, M.Si menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan untuk tercapainya perpaduan perencanaan daerah Pemprov dan Pemerintah Pusat rumuskan sinergi kegiatan.
“Terwujudnya sinergisitas kesinambungan kerja dan tercapainya
kerjasama yang baik,” kata Asvan.
Keberadaan pustaka kabupaten/kota menjadi perhatian khusus H. Asvan agar berkembang dengan baik yang menjadi tugas pemerintah Provinsi membina pustaka daerah.
“Belum aktifnya pustaka daerah masih terkendala SDM yang tiga orang fungsional Arsiparis dan Pustakawan 26 orang itupun di Pemprov Jambi,” terang H. Asvan. Lebih lanjut H.Asvan menjelaskan untuk memberi kemudahan dalam proses mengikuti pelatihan yang diadakan pemerintah pusat, karena Pemerintah Provinsi Jambi sangat membutuhkan fungsional Arsiparis dan Pustakawan.

Rapat yang dikuti Kepala Bappeda Kabupaten/Kota, BKD, serta Arsip dari Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi berlangsung diaula Kantor BPAD Provinsi Jambi yang sengaja digunakan sebagai bentuk efisiensi penggunaan anggaran,”Tahun lalu kita adakan dihotel, sekarang kita laksanakan dikantor,” jelas H. Asvan.(lia/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here