Home DAERAH Sekda : Tidak Ada ‘Negosiasi’ Pengadaan

Sekda : Tidak Ada ‘Negosiasi’ Pengadaan

201
0

Jambi-Mediatransparancy.com – Bimbingan Teknis Standarisasi dan Pelatihan Sistem Pengadaan Secara Elektronik yang dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H. Ridham Priskap di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi dengan harapan menghindari adanya dugaan KKN pada pengadaan barang oleh Pemerintah sekaligus menjadi bagian dari reformasi birokrasi, Selasa (3/3).
“Tidak ada lagi ‘negosisasi’ kalau mau main main ada konsekuensinya,” ujar Sekda.
Memanfaatkan teknologi dalam pengadaan barang tentunya semakin membuka peluang masyarakat melihat transparansi penggunaan dan pengelolaan keuangan negara disamping efisiensi waktu juga berkontribusi pada penghematan anggaran.
“Aman dan sangat penting percepat pengadaan barang secara cepat, efektif, efisien, transparan yang juga menjadi harapan dari Reformasi Birokrasi,” kata Sekda.
Aktifnya pengadaan barang secara elektronik harus dibarengi kemampuan petugas LPSE agar tidak terjadi permasalahan maupun hambatan yang bisa saja terjadi mengingat sistem elektronik rentan terhadap tindakan kriminal elektronik/Cyber.
“Tingkatkan kapasitas personil,” tegas sekda.kasus-negosiasi-pengadaan
Pelatihan yang diikuti Kepala LPSE Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi akan berlangsung selama tiga hari yang menurut Kadis Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi H. Sutan SE,MM, E untuk memenuhi kewajiban Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta Intruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Barang/Jasa Pemerintah yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi pada Tahun 2010.
Bahkan Pemerintah Provinsi Jambi telah menggunakan E-Monitoring untuk memantau serta menghindari terjadinya penginputan data ganda,”Aplikasi e-monitoring penginputan per-SKPD perlaporan perbulan sudah berjalan,” kata Kadis Kominfo.
Lebih lanjut H. Sutan mengharapkan Pemerintah Pusat memberi kategori penghargaan terkait dengan adanya e-monitoring Pemerintah Provinsi Jambi,”Tidak pernah mendapat kategori e- monitoring kalau ada di tempat lain (Pemda) masih bisa dihitung pake jari,
Jambi bisa diperhitungkan kedepan,” tegas H. Sultan.
Bintek tersebut mendatangkan Narasumber dari Pusat akan memberi pengarahan kepada peserta terkait dengan teknis pelaksanaan pengadaan secara elektronik.(lia/hms)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here