banner 728x250

Sekdes Gampong Jawa dan staf perangkat desa juga kadus Tanpa Letih Bantu Warga

judul gambar

Transparancy Aceh Timur – Kepala desa Gampong jawa M.Nasir melalui sekdes Henny bersama dengan operator desa sejak awal kejadian banjir tanpa letih memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Dua Bulan Pasca banjir yang menyebabkan puluhan rumah rusak berat,sedang dan ringan telah didata melalui kerja sama antara dusun.

judul gambar

Patut di apresiasi kinerja Sekdes gampong Jawa ini beserta kadus dn staf nya walaupun beberapa oknum warga yang kurang puas dengan kinerja pemerintahan desa

Kurang lebih KK didesa Gampong jawa berjumlah 858 yang telah didata,namun saat tim Relawan Verifikasi Data turun kelapangan hanya terdapa 719 KK, dikarenakan data awal yang masuk untuk percepatan pendatan di pusat sehingga kmi terus melakukan penambahan hingga beberapa warga yang tidak terdata meresa seperti tidak dianggap. 4/2/2026

Tidak tinggal diam sekdes Gampong menjumpai Tim BNPB dan BPBD agar permasalahan tersebut teratasi sehingga tidak terjadi benturan antara perangkat desa dengan masyarakat.

“Alhamdulillah pemkab Aceh Timur menambahkan limited waktu selama 3 hari agar warga yang belum terdata bisa di usulkan.ujar Henny.

Namun yang anehnya ada juga beberapa oknum warga tidak mempercayai hal tersebut ada yang mengatakan bahwa data sudah di tutup dan tidak di terima oleh pemerintah.

Pada hari Senin tanggal (2/02/2026) Henny menjumpai Tim BNPB yang di wakili oleh dewan pengarah bapak Isro, dihadapan beberapa warga Henny ingin memperjuangkan kepentingan masyarakat yang data rumahnya ada yang tertinggal apakah masih bisa di proses agar kami tidak menjadi bulan-bulanan warga.

Dengan tegas Dewan pengarah mengatakan bahwa kami menerima data sebanyak-banyaknya bagi masyarakat yang Terdampak banjir.

Kemarin buk sekdes telah membawa data susulan ke posko satu di pendopo Bupati Aceh Timur dan Alhamdulillah sudah di lakukan Pengimputan tahap dua di BNBA

“Kami berharap kepada seluruh masyarakat Aceh Timur jika ada data rumah yang tertinggal harap segera melaporkan ke pemerintah desa sehingga di teruskan kepada kami.ujar Isro kepada media ini yang dihadiri beberapa masyarakat desa Gampong jawa.

Henny juga melanjutkan sempat terjadi miskomunikasi antara dirinya dengan beberapa masyarakat dan perihal data rumah yang tertinggal sudah kita bawa ke posko dan hari ini kita sudah buktikan bahwa data susulan masih di terima dan tidak ada penutupan data.ujar Henny.

Henny berharap kepada masyarakat khususnya masyarakat Gampong Jawa agar jangan mudah terprovokasi,mari sama-sama kita membangun desa dan hal lainnya bisa kita bermusyawarah dengan mufakat.pungkas Henny. (SR)

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *