Home BERITA TERBARU SEKELUARGA LIMA ORANG, WARGA MEDAN DELI TEWAS MENGENASKAN

SEKELUARGA LIMA ORANG, WARGA MEDAN DELI TEWAS MENGENASKAN

354
0

MEDAN, MEDIATRANSPARANCY.COM – Pembunuhan sadis tidak berperikemanusiaan, terjadi terhadap keluarga Riyanto warga  Jalan Mangaan Gang Benteng, Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Medan, Minggu (9/4/2017 pukul 08.30 tewas mengenaskan.

Korban tewas mengenaskan 5 orang warga Gang Banteng, Lingkungan 11 Mabar yang diduga unsur pembunuhan terdiri dari 2 laki-laki dan 3 perempuan, dan masing-masing korban adalah Riyanto (40), Sri Ariyani (40), Sumarni (60), Naya (13), dan Gilang (8)/pelajar, dan Kinara (4) kondisi kritis dilarikan pihak keluarga ke Rumah Sakit Mitra Medika, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pulo Brayan Darat, Medan.

Yang pertama kali menemukan sebagai saksi mata adalah Srimpi (40) dan Sahria alias Ibu Isa (40) yang juga tetangga korban di Gang Banteng Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Medan bersama warga segera melaporkan kejadian ke Polisi Minggu (9/4/2017) pagi, dan pihak Kepolisian dari Polres KP3, Belawan segera tiba di lokasi menemukan ada tindak pidana pembunuhan.

Menurut pengakuan salah satu warga tetangga korban, Spripim dan Isa sekitar pukul 09.00 WIB melintas didepan rumah korban dan mampir untuk mengajak korban belanja bersama, namun, lampu rumah korban masih hidup dan memanggil korban untuk mematikan lampu, tapi  tidak ada sahutan, dan berinisatif melihat dari pintu samping rumah korban yang terbuka, dan ketika hendak masuk, langsung terkejut melihat lantai rumah sudah bersimbah darah dam memanggil temannya Isa untuk ke pasar.

Kepada media, Sahria alias Isa (40) tetangga korban menjelaskan, sekitar pukul 23.30 WIB Sabtu (8/4/2017) mendengar ada orang bertamu ke rumah korban, dan 1 orang berjalan kaki tapi saksi tidak melihat siapa tamu korban, dan juga tidak merasa curiga, karena, kadang-kadang korban sering menerima tamu hingga tengah malam.

“Saya masih sempat mendengar suara dari si korban menyebut nama Rianto mengatakan kepada tamu, kok ngga nelpon kau,” kata Sahria alias Isa menirukan si korban kepada tamunya.

Tapi, kata Sahria, sekitar pukul 00.30 WIB, dirinya mendengar suara sepeda motor matik berjalan dengan kecepatan tinggi atau ngebut di depan rumah, namun, pada saat ia berusaha melihat ke arah jalan tidak melihat siapapun berada didepan rumah.

Sementara itu, Kapolres Kesatuan Polisi Pengamanan Pelabuhan (KP3) Belawan, AKBP Yemmi Mandagi ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, namun, ia belum bisa memberikan keterangan lebih rinci tentang peristiwa pembunuhan, karena masih dalam tahap penyidikan.

“Sabar ya Bang, kejadian ini masih kami selidiki. Nanti kalau sudah ada perkembangan akan kami beritahukan,” kata AKBP Yemmi Mandagi kepada wartawan.

Suriyanto

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here