banner 728x250

Selama Ramadan Tempat Hiburan Malam Tutup, Kegiatan Di Masjid Diperbolehkan Dengan Memperhatikan Prokes

  • Share

MEDIA TRANSPARANCY – Operasional tempat hiburan malam sebelum Ramadan memang masih jam normal dan mendekati Ramadan harus tutup. “Jelang Ramadan kita harap menutup operasionalnya, nanti ada tim pengawas hiburan malam yang meninjau,” demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, H. Agus Mulyadi, saat menyampaikan terkait aturan dan ketentuan kegiatan di bulan suci Ramadan, Jumat (9/4/2021).

Untuk kegiatan ibadah, lanjut Sekda, yang bersifat jamaah di masjid boleh dilakukan, “Sepanjang memperhatikan protokol kesehatan dan kapasitas masing-masing tempat ibadah, salat bersama itu silahkan sesuai protokol kesehatan,” ucapnya.

judul gambar

Sementara, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon, Agus Suherman mengatakan, ditutupnya operasional tempat hiburan sebagai upaya menghormati bulan suci Ramadan. “Mereka (pelaku usaha hiburan malam) sudah memahami bahwa H-1 Ramadan tempat hiburan sudah mulai tutup, itu selama Ramadan, buka kembali H+3 Lebaran,” ujar Agus Suherman.

Ia mengungkapkan, aktivitas lain seperti aktivitas budaya, setiap Bulan Ramadan memang tidak terlalu banyak, terlebih saat ini masih dalam pandemi Covid-19. “Aktivitas budaya paling hanya latihan-latihan saja, tidak ada semacam event, kita lebih pada berkonsentrasi untuk beribadah di Bulan Ramadan,” lanjutnya.

Terkait sanksi apabila ada tempat hiburan yang membandel tetap beroperasi, Agus Suherman mengungkapkan, bahwa sanksi itu nanti ditindak oleh Satpol-PP, pihaknya hanya melakukan pembinaan. “Kami hanya pembinaan, untuk sanksi itu Satpol-PP selaku penegak perda,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Satpol-PP Kota Cirebon, Edi Siswoyo, melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas), Suweka, menyampaikan, tempat hiburan malam, termasuk karaoke itu harus sudah tutup pada H-1 Ramadan. “Dari DKOKP dalam waktu dekat segera melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha hiburan malam,” kata Suweka.

Ia juga menekankan, akan beri perhatian lebih pada tempat pusat olahraga hobi, seperti billiar. “Ramadan itu aktivitas biasanya lebih ke malam hari, nanti akan kami perhatikan,” ungkapnya.

Suweka mengatakan, untuk Satpol-PP tidak ada kata berhenti terkait tugas atau kegiatan-kegiatan di Bulan Ramadan. “Kami tetap melaksanakan patroli, menindak pelanggar-pelanggar aturan, saat ini masih fokus tentang penerapan prokes, harapannya warga Kota Cirebon di Bulan Ramadan menaati SE Kemenag, SE Wali Kota, serta anjuran-anjuran tentang aktivitas di Bulan Ramadan,” pungkas Suweka.

Penulis: Yudi
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *