Home BERITA TERBARU Selamat Jalan Didi Kempot: PWKI BERSYUKUR KARENA ANUGERAH

Selamat Jalan Didi Kempot: PWKI BERSYUKUR KARENA ANUGERAH

381
0

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) sangat kehilangan dengan berpulangnya penyanyi campursari Didi Kempot. Sekalipun demikian, PWKI merasa bersyukur karena paguyuban ini telah memberikan penghargaan “Terima Kasihku Kepadamu” kepada Didi Kempot pada acara “Buka Tahun Baru Bersama PWKI” di Gedung Dwi Warna, Lemhannas, Jakarta pada 17 Januari 2020.

Saat Didi Kempot menerima penghargaan dari PWKI

Karena Didi Kempot tidak dapat hadir dalam acara tersebut, atas permintaan panitia Kepala BNN, Komjen Pol Heru Winarko kemudian mewakili penyanyi campur sari tersebut untuk menerima tropi Terima Kasihku Kepadamu. Penyerahan tropi secara langsung dilakukan sebulan kemudian yakni tanggal 14 Februari 2020 bertempat di Kantor Pusat BNN, Jakarta dan dihadiri oleh Didi Kempot yang ditemani seluruh pemain musik campursari. Selain menerima tropi, Didi Kempot juga dinobatkan menjadi Duta Relawan AntiNarkoba oleh Heru Winarko.

Demikian diungkapkan Ketua Panitia Buka Tahun Baru Bersama PWKI tahun 2020, Asni Ovier DP di Jakarta, Selasa (05/05/2020) menanggapi berpulangnya Didi Kempot. Hadir dalam penyerahan tropi itu Kepala BNN, Didik Heru beserta jajarannya dan Ketua PWKI, AM Putut Prabantoro dan puluhan wartawan.

“Kami sangat kehilangan mas Didi Kempot. Rasanya baru kemarin, kami bertemu, mengucapkan terimakasih dan sekaligus menari bersama di BNN. Penyerahan tropi Terima Kasihku Kepadamu di kantor pusat BNN menjadi momentum yang tidak akan pernah terlupakan, karena berpulangnya mas Didi. Kami bersyukur karena sempat memberikan penghargaan dengan cara sederhana. Sungguh kami kehilangan sosok pahlawan bangsa,” ungkap Ovier.

Menurut Ovier, Didi Kempot adalah sosok pemersatu bangsa. Lagu-lagu yang dibawakannya mampu menyatukan seluruh elemen dan lapisan masyarakat tanpa melihat usia, suku, agama, ras, maupu golongan. Ketika Mas Didi, ungkap Ovier, membawakan lagu-lagunya, semua orang berjoget, tertawa, dan menangis tanpa melihat latar belakang usia, suku, agama, golongan, atau ras.

“Ini yang menjadi alasan bagi PWKI untuk memberikan penghargaan ‘Terima Kasihku Kepadamu’ kepada Mas Didi Kempot saat acara Buka Tahun Bersama PWKI 2020, Januari lalu. Selain mas Didi, penghargaan juga diberikan kepada sutradara film Joko Anwar, aktivis sosial yang juga Staf Khusus Presiden Gracia Billy Yosaphat Y Mambrasar, legislator termuda Hillary Brigita Lasut, dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi,” ujar Ovier, yang adalah wartawan senior Suara Pembaruan.

Keputusan PWKI memberi penghargaan kepada Didi Kempot ditetapkan panitia pada tahun 2019. Lalu, perwakilan PWKI mengadakan kontak dengan penyanyi campur sari tersebut, yang sangat padat jadwalnya. Kontak dengan mas Didik ditindaklanjuti dengan pertemuan dan terjadi sebelum acara pemberian penghargaan dilaksanakan.

“Dalam pertemuan di Hotel Crowne, Jakarta, PWKI disambut mas Didi dan rekan-rekannya dari Suriname dan Amsterdam. Ketika itu Mas Didi sedang bersiap-siap hendak mengisi acara di Polda Metro. Beliau hanya memakai celana pendek dan kaos oblong. Pembicaraan saat itu berlangsung dengan menggunakan bahasa Jawa, karena teman-temannya dari Suriname hanya bisa berbahasa Jawa dan Belanda serta sedikit bahasa Inggris,” ujar Ovier.

Ovier mengungkapkan kesannya tentang Didi Kempot, yang ternyata adalah sosok yang ramah dan murah senyum. Selama pembicaraaan yang berlangsung di lobi Hotel Crowne Jakarta itu, Didi Kempot tidak menunjukkan bahwa dia adalah seorang bintang besar dengan puluhan juta penggemar.

“Saya sangat kagum dengan sosok Mas Didi. Dia tidak memperlihatkan bahwa dia adalah seorang superstar di Indonesia. Almarhum sangat ramah,” ujar Ovier.

Penulis : Aloysius/rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here