Home NASIONAL Seorang Kakek Tewas Setelah Dengar dan Penyerahan SP 2

Seorang Kakek Tewas Setelah Dengar dan Penyerahan SP 2

236
0
Foto : Pak Muming (Meninggal Dunia) Warga Pasar Ikan Penjaringan Jakarta Utara

Jakarta, Mediatransparancy.com – Seorang warga Pasar Ikan Penjaringan Jakarta Utara tadi pagi Rabu (6/4) tewas diduga Kaget setelah mendapatkan Surat Peringatan (SP2) Penertiban Kawasan Luar Batang dari Pemerintah Kota salah seorang warga Pasar Ikan RT 001/04 Kelurahan Penjaringan Jakarta Utara Kawasan Luar Batang.

Hal tersebut disampaikan Rini salah satu ketua RT 012 Pasar Ikan yang merasa ikut berduka atas meninggalnya Muming (80) salah warga yang 3 hari mendatang rumahnya akan di bongkar paksa oleh Pemda DKI Jakarta.

“Pak muming memang sudah lanjut usia lnjut dan memang sudah sering sakit, tetapi Muming meninggal setelah keget mendengar bahwa rumahnya 3 hari akan di bongkar dengan pemberitahuan dan penyerahan SP 2 oleh pihak Kecamatan Penjaringan, dan tiba-tiba jatuh dan langsung meninggal dunia”, ungkap Rini disaat dikomfirmasi mediatransparancy.com

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Pendi warga RT.012 bahwa menurutnya selain membuat kaget warga, SP2 yang diberikan Pemkot Jakarta Utara tidak sesuai dengan ucapan Camat Penjaringan Chalik kepada warga pasar ikan.

“Pada SP 1 di berikan Camat sempat mengutarakan bahwa rumah warga yang di bongkar hanya yang melanggar dan berdiri diatas saluran dan itu juga di sampaikan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama disaat selesai menghadiri Musrembang Tingkat Kota di Jakarta Utara pada 3 hari yang lalu”, ujar Pendi setelah mengikuti ucapan Camat kepada warga Pasar Ikan.

Menurut keterangan Pendi kepada mediatransparancy.com pada Rabu (6/4) mengatakan “Camat itu seorang pejabat, kenapa omongannya seperti PMKS yang tak ada konsukensinya, seharusnya jangan mencari pencitraan dong pak Camat saat-saat ini”.

Dalam kasus perencanaan bongkaran di wilayah Pasar Ikan Penjaringan ini, ada sekitar 500 KK pada akhirnya dan sebanyak 2 RT seluruhnya menjadi bersih, sehingga meninggalkan sejarah sampai ada korban jiwa seorang kakek setelah mendapat khabar dengan penyerahan SP 2 tadi pagi.

Penulis : Widodo 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here