Home Berita Terbaru SETJEN WANTANNAS SELENGGARAKAN SARASEHAN NASIONAL DENGAN PARA TOKOH PERDAMAIAN MALUKU DAN MALUKU...

SETJEN WANTANNAS SELENGGARAKAN SARASEHAN NASIONAL DENGAN PARA TOKOH PERDAMAIAN MALUKU DAN MALUKU UTARA

93
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM -Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) menyelenggarakan Sarasehan Nasional 2018 dengan para tokoh dari daerah Maluku yang pernah terlibat dalam konflik dan upaya perdamaian diwilayah tersebut.

Acara yang digelar di Hotel JS Luwansa Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan pada Selasa dan Rabu, 10-11 Juli 2018, dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Wiranto dan menghadirkan pembicara utama, Wakil Presiden Republik Indonesia H. Jusuf Kalla, dimana beliau pernah berperan sebagai penggagas Perjanjian Malino.

Acara Sarasehan Nasional 2018 ini mengemukakan pokok-pokok persoalan tentang konflik dan damai, khususnya pendekatan-pendekatan dalam Resolusi Konflik dan Damai di Maluku dan Maluku Utara, dengan tujuan untuk menjadi pembelajaran bagi provinsi lain di Indonesia, bahkan di dunia internasional. Sarasehan Nasional ini membawa ”tagline” Merawat Perdamaian, Belajar dari resolusi Konflik dan Damai di Maluku dan Maluku Utara, Untuk Indonesia yang Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur.

Acara sarasehan ini diisi dengan diskusi terbuka dalam beberapa panel/sesi diskusi, yang
melibatkan sejumlah pemangku kepentingan di Kepulauan Maluku, khususnya para pihak yang pernah terlibat dalam konflik sekaligus menjadi tokoh-tokoh perajut perdamaian, tokoh-tokoh nasional, serta undangan lain dari seluruh Indonesia dan juga negara sahabat.

Adapun sub-sub tema sarasehan yakni ; Belajar dari Sejarah dan Kearifan Lokal Masyarakat Maluku sebagai Wujud Implementasi Bela Negara, Resolusi Konflik dan Damai berlatar golongan dan agama, separatisme, Pendekatan Pembangunan Manusia dengan
Kesejahteraan dan Kebudayaan dalam Resolusi Konflik dan Damai, serta Peran perguruan tinggi yang memegang peran yang sangat penting.

Akan hadir sebagai pembicara penting lainnya, Menko Maritim RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, SH, Mensos RI Idrus Marham M. Sc, Menristek/Dikti RI Prof. Dr. M. Nasir Kapolri Jenderal Polisi Prof. M. Tito Karnavian, MA, P.hD, yang akan bertindak sebagai Keynote Speech dalam diskusi tersebut.

Beberapa tokoh Maluku juga hadir menjadi narasumber antara lain, Mantan Gubernur Maluku Brigjen TNI (Purn) Albert Karel Ralahalu, Hambra Tokoh Nasional Masyarakat Maluku, Pdt. Dr. Jhon Chr. Ruhulessin, M.Si. Universitas Kristen Indonesia Maluku-Ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Wilayah Maluku, H.R.R. Hasannusi Imam Besar Masjid Raya Al-Fattah, Ebed Litaay (Diaspora Indonesia di Belanda) dan tokoh-tokoh yang terlibat dalam penyelesaian konflik Maluku lainnya.

Setjen Wantannas sebagai penyelenggara Sarasehan Nasional akan merangkum materi yang disampaikan oleh para narasumber, dan menjadikannya buku dalam 4 bahasa yakni Indonesia, Inggris, Arab dan Belanda, sehingga bisa menjadi Pembelajaran dan referensi dalam penanganan konflik dan Damai di masa depan Indonesia serta dunia.

Selain itu, Sarasehan Nasional ini juga diharapkan dapat menjadi pendorong diterbitkannya produk legalitas yang mendukung percepatan pembangunan di Maluku sesuai Rencana Pembangunan yang telah dibuat Pemerintah, sehingga perwujudan kesejahteraan seluruh masyarakat dapat segera tercapai.

Setjen Wantannas setidaknya menargetkan sekitar 500 orang undangan yang akan hadir dalam kegiatan Sarasehan Nasional tersebut diantaranya 100 orang Tokoh masyarakat Maluku dan Maluku Utara yang terlibat dalam Resolusi konflik dan damai, Perwakilan dari Daerah-daerah yang rawan konflik, Pejabat Kementerian/Lembaga Pejabat TNI/Polri Perwakilan, Kedutaan Besar negara sahabat, Pejabat Daerah (Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota) Siswa Lembaga Pendidikan Lemhannas RI, Universitas Pertahanan, Sesko TNI, Seskoad Bandung, Seskoal Jakarta, Seskoau Bandung, Sespim Polri Bandung, Perwakilan Badan Ekesekutif Mahasiswa, serta tokoh Masyarakat.

 

Reporter : Ach Zark
Editor   : Ahmad Z

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here