Home BERITA TERBARU SINERGI BEA CUKAI DAN BNN GAGAL KAN PENYELUNDUPAN 40 KILOGRAM SABU DI...

SINERGI BEA CUKAI DAN BNN GAGAL KAN PENYELUNDUPAN 40 KILOGRAM SABU DI ACEH

329
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM -Kementerian Keuangan c.q. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tanggal 19 Januari berhasil membongkar upaya penyelundupan narkotika jenis metamphetamine (sabu) di Aceh. Sabu seberat 40 kg dari Penang, Malaysia yang dibawa melalui jalur laut tersebut berhasil diamankan petugas gabungan” setelah dilakukan penindakan selama dua hari, yaitu pada 10 dan 11 Januari 2018. Berkaitan dengan hal tersebut hari ini menggelar jumpa pers di kantor Bea Cukai Pusat Rawamangun, Jakarta Timur. 19/1/2018

Penindakan tersebut berawal dari infomasi intelijen yang diperoleh Bea Cukai dari BNN pada 9 Januari 2018 terkait upaya penyelundupan narkotika melalui jalur laut. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim patroli laut Bea Cukai dengan kapal BC 15021 dibawah kendali operasi Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh melakukan penyisiran perairan ldi Rayeuk, Aceh Timur dan melakukan pengejaran terhadap speedboat yang diduga mengangkut narkotika tersebut Upaya pengejaran mengalami kendala karena speedboat telah memasuki daerah sungai Bagok. Aceh Timur dan kapal BC 15021 tidak memungkingkan untuk menyusuri sungai tersebut

Petugas patroli laut kemudian berkoordinasi dengan petugas gabungan Bea Cukai dan BNN untuk melanjutkan penyelidikan, Petugas gabungan menemukan dan mengikuti seorang pelaku berinisial HR yang pada saat itu menggunakan “sepeda motor dan diduga sebagai penerima sabu. Petugas gabungan melakukan pengejaran dan menangkap pelaku di depan pekarangan rumahnya di ‘Desa Bagok, Kecamatan Darul Aman. Kabupaten Aceh Timur pada 10 Januari 2018, sekitar pukul. 05.45 WIB. Saat penangkapan, tersangka kedapatan membawa 19 bungkus sabu yang berada di dalam karung.

Selanjutnya petugas gabungan melakukan pengembangan dan menangkap tersangka AM yang merupakan pihak yang menyerahkan sabu kepada HR di rumahnya. Penindakan dilanjutkan “petugas gabungan dengan melakukan penangkapan tersangka JN di rumahnya di Desa Bentayan. Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur. JN berperan sebagai orang yang mengambil sabu di tengah laut bersama dengan AM. Petugas gabungan juga menangkap SN yang berperan sebagai orang memindahkan sabu yang dibawa JN di speedboat untuk diberikan kepada HR. SN memindahkan sabu tersebut dengan cara meletakkannya ke dalam sepeda motor milik HR yang terpakir di jalan di sekitar sungai Kuala Bagok pada saat terjadi transaksi narkotika antara HR dengan AM.

Petugas penyidik kembali menggali infomasi dari tersangka AM dan hasilnya didapat bahwa tersangka AM sebelumnya telah mengambil sabu sebanyak 39 bungkus, seberat kurang lebih 39 kilogram di Perairan Selat Malaka bersama JN dengan menggunakan speedboat menuju sungai Kuala Bago. AM kemudian menyuruh JN untuk menyimpan sabu sebanyak sepuluh bungkus di dalam kapal yang sedang diperbaiki di sekitaran sungai Kuala Bagok. Kemudian petugas penyidik melakukan penggeledahan terhadap kapal tersebut dan menemukan sabu sebanyak sepuluh bungkus seberat sepuluh kilogram di dalam kapal tersebut.

Berdasarkan hasil interogasi, tersangka AM bersama tersangka SN telah menyerahkan sabu kepada tersangka HR sebanyak 29 bungkus, namun yang berhasil disita hanya 19 bungkus seberat 19 kilogram. Atas keterangan tersangka AM tersebut. petugas gabungan kemudlan kembali menggali informasi terhadap tersangka HR Dari informasi tersangka, diperoleh bukti bahwa sisa sabu sebanyak sepuluh bungkus seberat sepuluh kilogram telah dikubur di pekarangan rumah” SN’di Desa Bagok Panah Fem. Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur; Dari hasil penggeledahan, petugas gabungan menemukan ,sabu sebanyak sebelas bungkus yang dikubur di dekat kandang ayam pekarangan rumahnya, dimana satu bungkus. tambahannya merupakan sabu yang dikubur oleh SN pada saat transaksi sebelumnya. 

Jurnalis: KOKO

Editor: Romy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here