Home BERITA TERBARU SISWA-SISWI SD MUHAMMADIYAH 1 KETELAN, SURAKARTA TAMPIL SAAT PEMBUKAAN WORKSHOP BANTUAN FASILITAS...

SISWA-SISWI SD MUHAMMADIYAH 1 KETELAN, SURAKARTA TAMPIL SAAT PEMBUKAAN WORKSHOP BANTUAN FASILITAS SARANA KESENIAN

366
0
Siswa/siswi SD Muhammadiyah Ketelan foto bersama Mendikbud. FOTO/ebenezer.

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Direktur Kesenian, Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud,  Dr. Restu Gunawan, M.Hum selaku Ketua Penyelenggara mendampingi Mendikbud, Muhadjir Effendy dan Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid saat membuka Workshop Bantuan Fasilitas Sarana Kesenian yang di gelar Direktorat Kesenian di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (7/3/2018).

Acara pembukaan yang dimeriahkan penampilan puluhan peserta didik dari SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Surakarta, Jawa Tengah  ini diikuti 300 kepala sekolah, dari SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB baik negeri maupun swasta penerima bantuan yang tersebar di 34 Provinsi.

Menurut Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jatmiko, bahwa acara pembukaan workshop dimeriahkan penampilan yang sangat apik yakni ANOMA DUTA dari puluhan Siswa Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jawa Tengah.

Dr. Restu Gunawan, M.Hum mengatakan, tim kesenian SD Muhammadiyah 1 Ketelan yang tampil luar biasa. Anak-anak tidak hanya berkesenian tetapi juga menghayati nilai-nilai dibalik cerita anoman duta. “Mereka tidak hanya belajar lagu-lagu jawa tetapi juga lagu-lagu nasional dan daerah lain, di sinilah hakikat penguatan karakter melalui kesenian,” kata Restu.

Jadi, kata Restu, bahwa  sistem pembelajaran yg komprehensif dengan memadukan olah rasa, olah hati olah pikir, dan olah raga di SD Muhamadiyah 1 Ketelan, Surakarta bisa menjadi model sekolah lain dalam mengembangkan pendidikan karakter.

Sementara itu, salah satu nara sumber pada acara talk show, Agung Sudarwanto menyampaikan, bahwa, dalam Ekstra Karawitan diajarkan tidak hanya teknik memainkan gamelan, tetapi perlu ditanamkan nilai-nilai kepedulian, saling menghargai perbedaan, toleransi, penghargaan karya orang lain, kejujuran, sopan santun, estetika, etika, dan cinta tanah air.

“Minat bakat siswa untuk mengikuti ekstrakurikuler Karawitan bagaian dari sarana prasarana menjadi modal dasar siswa menjadi alat pendukung fasilitas pengembangan bakat dan minat siswa, ditunjang SDM pengajar seni yang berkompeten di bidangnya,” kata Agung.

“Kita dari SD Muhammadiyah 1 Ketelan sudah ada sarana dan prasarana tersebut, dn terkait bantuan alat kesenian, dari Kemendikub, kita juga mengajukan sarana prasarana kesenian guna pengembangan ekskul dan mendukung ekskul  Teater untuk memfasilitasi bakat minat siswa,” kata Jatmiko Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan.

“Matur nuwun kagem segenap warga SD Muhamadiyah 1 Ketelan, tampilan yang sangat baik dan semoga bisa menginspirasi para Kepala Sekolah dalam mengelola kesenian dengan sarana yang diterima. Sukses untuk SD Muhammadiyah  1 Ketelan Surakarta,” kata Kuat Prihatin, Kasubdit Program Dokumentasi dan Evaluasi, Direktorat Kesenian, Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud.

 

“Senang, bisa bertemu sama Mendikbud ,” kata Reza didampingi beberapa temannya dari SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Surakarta usai acara kepada media ini dengan semangat.

(ES265)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here