Home NASIONAL Suap Kementerian PU, Menteri Basuki Penuhi Panggilan KPK

Suap Kementerian PU, Menteri Basuki Penuhi Panggilan KPK

241
0
Foto : Menteri PUPR M. Basuki Hadimuljono , Kamis (21/4) di Gedung KPK

Jakarta, Mediatransparancy.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri PUPR M. Basuki Hadimuljono , Kamis (21/4) untuk kesaksian terkait suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Basuki menjalani pemeriksaan untuk kasus suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun anggaran 2016. “Diperiksa sebagai saksi untuk DWP (Damayanti Wisnu Putranti).

Selain Basuki, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan untuk Faisol Zuhri, staf Biro Perencanaan Kementerian PUPR. Ia diperiksa sebagai saksi untuk anggota Komisi V DPR, Damayanti Wisnu Putranti, jelas Yuyuk Andriati Iskak Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK.

Damayanti resmi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dari Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir pada Kamis, 14 Januari 2016. KPK mencokok Abdul Khoir bersama Damayanti dan dua asistennya, yakni Dessy A. Edwin dan Julia Prasetyarini, awal Januari 2016. Total uang yang diamankan saat operasi tangkap tangan tersebut Sin$ 99 ribu.

Selain empat orang itu, lembaga antikorupsi juga menetapkan politikus Golkar, Budi Supriyanto, sebagai tersangka. Budi diduga menerima hadiah atau janji dari Abdul Khoir.

KPK menjerat Budi, Damayanti, Julia, dan Dessy dengan Pasal 12-a atau 12-b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. Sedangkan Abdul Khoir disangka melanggar Pasal 5 ayat 1-a atau 1-b atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Penulis : Aloysius Tedi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here