Home BERITA TERBARU SUDIN PENDIDIKAN WILAYAH II JAKBAR GELAR OSN 2018 DENGAN 9 BIDANG STUDI

SUDIN PENDIDIKAN WILAYAH II JAKBAR GELAR OSN 2018 DENGAN 9 BIDANG STUDI

494
0
Kasudindik (tengah), Kasi Dikmen (kiri), dan Kepsek SMAN 78 (kanan) sedang meninjau pelaksanaan OSN. FOTO/Dok SMAN 78.

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Sesuai agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMA, Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbud, Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Pemkota Administrasi Jakarta Barat menyelenggarakan seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat wilayah yang dilaksanakan di SMA Negeri 78,  Jakarta Barat, Rabu (28/2/2018).

Dalam sambutannya saat membuka seleksi OSN tingkat wilayah Jakarta Barat II Jakbar, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II, Jakbar, Uripasih mengatakan, tujuan daripada OSN adalah sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan sains sekaligus upaya untuk menumbuhkan karakter siswa yang jujur, disiplin, sportif, tekun, kreatif, tangguh, dan cinta tanah air.

“Melalui OSN diharapkan potensi dan bakat kecerdasan kognitif siswa di bidang sains dapat dimotivasi dan difasilitasi sehingga berkembang dengan baik dan kita peroleh calon-calon terbaik untuk kita ikut sertakan dalam olimpiade sains internasional,” kata Uripasih.

Karena itu, kata Uripasih, para Kepala Sekolah tingkat SMA baik swasta maupun negeri  untuk berupaya bagaimana  menunjukkan prestasi melalui ajang OSN, sehingga dari sembilan bidang studi yang dilombakan dapat berhasil membawa nama sekolah di lingkungan sekolah, wilayah, provinsi, nasional, dan bangsa dan negara melalui ajang olimpiade di tingkat dunia.

“Kalau tidak mungkin dari sembilan bidang studi yang dilombakan berhasil, tapi paling tidak dari antara sembilan bidang studi mana yang lebih diunggulkan, silahkan lebih di asah dan dibina untuk dipesiapkan. Tanpa persiapan dan perencanaan jangan diharap berhasil,” kata Uripasih kepada media ini.

OSN meliputi 9 bidang keilmuan yaitu: Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

Ketua Panitia, Asep Efendi yang juga Kasi Dikmen mengatakan, peserta OSN 2018 bejumlah 732 peserta SMA N/S dan MA Negeri yang  terdiri dari Matematika, 102 peserta, Fisika, 83 peserta, Biologi, 108 peserta, Kimia, 86 peserta, Ekonomi, 84 peserta, Komputer, 81 orang, Kebumian, 53 peserta, Geografi, 89 peserta,dan Astronomi, 44 peserta

Di ruang kerjanya, Kepsek SMAN 78 Jakarta Barat, Rita Hastuti mengatakan, persiapan yang dilakukan oleh pihak sekolah SMAN 78 selama satu tahun dan itu dilakukan setiap tahun saat mulai tahun pelajaran baru sudah dilakukan pemantauan siswa berbakat di masing-masing bidang studi, karena itu, kata Rita, pihak sekolah membentuk sebuah wadah yakni Kelompok Olimpiade Perlombaan Akademik (KOPA).

“Wadah ini lah yang menyelenggarakan pemantauan masih-masing peserta didik untuk dipersiapkan mengikuti setiap ada penyelenggaraan lomba baik secara wilayah, nasional, maupun internasional. Siswa kita sudah banyak sekolah melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” katanya.

Karena itu, katanya, untuk mensiasati bagaimana memenangkan sebuah perlombaan, seluruh guru bidang studi membuat skala prioritas baik dari peserta didiknya maupun dari bidang studinya mana yang lebih unggul dan lebih berpotensi untuk menang, dan apabila lolos di tingkat Wilayah Jakarta Barat akan mendatangkan guru pembimbing khusus membina persiapan untuk maju ke tingkat Provinsi, dan juga bila lolos tingkat Provinsi ke tingkat nasional juga mengundang guru pembimbing.

“Perhatian ini bukan semata hanya melihat juaranya, tapi keberhasilan secara keseluruhan akan mengimbas kepada seluruh anak-anak didik kami untuk berhasil, dan membawa nama baik SMAN 78 baik nasional maupun tingkat dunia. Yang menikmati toh juga mereka, dan kami sebagai pedidik bangga,” kata Rita.

Disamping itu, kata Rita, para siswa yang sudah memenangkan lomba dan berpengalaman, mereka berbagi ilmu kepada teman-teman baik di kelas maupun dilain kelas, bagaimana agar semua peserta didik SMAN 78 bersama-sama behasil dalam menempuh pendidikan dengan baik. “Kita wajibkan mereka membantu teman yang ada ketertinggalan dibidang studi bersama para guru bidang studi,” imbuhnya.

Salah satu peserta didik Gerhard Kelas XI IPS SMAN 78 yang mengikuti lomba OSN 2018 ini dengan bidang studi Geografi  diruang kerja Kepsek dengan yakin harus lolos tingkat Nasional, karena tahun 2017 lalu sudah maju tingkat Nasional mewakili Provinsi DKI Jakarta di Pekanbaru walaupun masih Kelas X atau baru masuk, tapi belum berhasil. “Pengalaman tahun lalu, akan saya manfaatkan dengan baik tahun ini untuk lebih persiapan, dan mohon doa restu dengan pengalaman tahun lalu, mudah-mudahan tahun ini dapat Medali di Padang,” kata Gerhard putera dari seorang karyawan percetakan swasta dengan yakin.

Sementara itu, Direktur Pembinaan SMA, Ditjen Dikdasmen, Kemendikbud, Drs. Purwadi Sutanto, M.Si mengharapkan, dengan OSN ini dapat mengantarkan  siswa untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memaksimalkan potensi siswa bertalenta dan berkarakter yang di sekolah masing-masing.

“Melalui sistem kompetisi yang sistematis dan berjenjang ini diharapkan terbangun ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengekplorasi kemampuan dalam bidang sains dan mencapai puncak potensi terbaiknya. Pencapaian prestasi yang maksimal akan ditunjukan dengan lahirnya juara-juara Olimpiade Sains yang mumpuni dan berdaya saing tinggi yang siap berkompetisi pada tingkat internasional,” katanya. (ES265)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here