Home DAERAH Sudin Sosial Kab. Bogor Tutup Mata Tangani PMKS

Sudin Sosial Kab. Bogor Tutup Mata Tangani PMKS

306
0
Foto : iLustrasi

Bogor, Mediatransparancy.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor agar menegakkan Perda nomor 4 tahun 2015 tentang penertiban umum (tibum) terhadap Anak Jalanan (Anjal), Gelandangan Pengemis (Gepeng) dan atraksi kuda lumping secara optimal yang dianggap lalai dalam menangani Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Hal itu dikatakan oleh Kukuh Sri Widodo, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor kepada wartawan, melalui telepon selulernya, Senin (04/04).

Foto : Kukuh Sriwidodo/Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor
Foto : Kukuh Sriwidodo/Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor

“Pemkab Bogor melalui petugas Pol PP dan petugas lainnya jangan banyak diam, karena makin maraknya aktifitas gepeng, anjal dan kuda lumping di persimpangan lampu merah dan jalan-jalan protokol di Kabupaten Bogor sudah sangat menganggu,” ujar Kukuh.

Ketua Komisi I menjelaskakan, bahwa perda tersebut selain untuk menghambat semakin bertambahnya jumlah gepeng juga untuk mengembalikan mereka kepada kehidupan yang layak.

“Aktifitas anjal, gepeng dan kuda lumping itu cenderung meresahkan serta membahayakan diri sendiri dan orang lain yang melintas. Dengan bebasnya mereka itu, menjadi sasaran empuk untuk meraup sejumlah keuntungan tanpa ada pengawasan dari petugas terkait,” ujarnya.

Ia berharap, bahwa Pemkab Bogor perlu ada usaha pembinaan kepada anjal, gepeng dan antraksi kuda lumping agar mereka menjadi orang yang bermanfaat.

“Faktor pendukung berkembangnya aktifitas Gepeng di Bumi Tegar Beriman antara lain masih ada warga yang memberikan uang kepada mereka. Instansi terkait seperti, kepolisian, Satpol PP, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kab. Bogor harus mengambil langkah yang strategis dalam penanganan ini. Saya meminta keberadaan mereka secepatnya dilakukan razia agar tidak maraknya kembali mereka di jalanan,” tegasnya.

Penulis : Agus Kusuma/Gustian
Editor : Safid Firdaus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here