Home Berita Terbaru TEPAT HUT KEMERDEKAAN RI, SATGAS PDB DISTRIBUSIKAN LOGISTIK KORBAN GEMPA LOMBOK

TEPAT HUT KEMERDEKAAN RI, SATGAS PDB DISTRIBUSIKAN LOGISTIK KORBAN GEMPA LOMBOK

108
0

LOMBOK, MEDIATRANSPARANCY.COM – Bantuan logistik untuk masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang menjadi korban bencana gempa terus mengalir yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia.

Bantuan berupa uang tunai, barang serta lainnya yang diperuntukan membantu meringankan beban korban gempa yang saat ini masih mendiami tempat-tempat pengungsian. Seperti diketahui dukungan ini untuk membantu korban bencana gempa ini datang dari berbagai organisasi, lembaga pemerintahan dan pihak swasta yakni para pengusaha serta perusahaan swasta.

Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Jonny Harianto, S.I.P, menuturkan, berdasarkan informasi dari Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Posko Penanggulangan Darurat Bencana (PDB) Gempa Lombok Kolonel Czi. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH. M.Han membenarkan bantuan tersebut sudah tiba di Lombok.

Ia pun memastikan bantuan-bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada para korban bencana gempa,” Bantuan untuk korban gempa Lombok yang terus mengalir, dipastikan akan sampai kepada warga masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya pada Jum’at (17/8/2018).

Lanjutnya, bantuan hari ini tiba bertepatan saat memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI, dengan semangat hari kemerdekaan walau ditengah suasana keprihatinan.

Kapendam IX/Udayana berharap masyarakat Lombok yang menjadi Lorban bencana gempa segera bangkit dan kami pun akan terus mendorong untuk membantu para korban untuk bangkit.

“Seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, pelaku dunia usaha, masyarakat dan rekan-rekan media telah hadir disini untuk dapat membantu memberikan sumbangsih dalam bentuk apapun, dan khusus kepada rekan-rekan media, diharapkan agar lebih bijaksana dan berempati dalam menyampaikan informasi-informasi, yang harus dapat menguatkan masyarakat Lombok segera bangkit. Kebersamaan kita disini menunjukkan kekuatan bangsa untuk mampu melalui situasi ini,” imbau Kapendam.

Pada kesempatan yang sama telah disistribusikan sejumlah bantuan untuk para korban bencana gempa yakni, berupa makanan cepat saji (lebih dari 20.000 paket), lauk pauk (7.000 paket), makanan tambahan gizi (6.500 paket), perlengkapan balita/ kidsware (4.500 paket), family kit (4.500 paket), sandang/pakaian (1.000 paket), selimut (50.000 lembar), dan matras (14.000 lembar), serta tenda gulung (15.000 lembar).

Sedangkan dukungan peralatan tenda pengungsi, tenda keluarga Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap), genset berbagai tipe, toren air, WC portable, hingga water treatment portable terus didistribusikan ke para korban gempa.

Saat ini telah tiba hadir Relawan Kemanusiaan untuk Lombok dari 200 Lembaga seperti dari Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Mabes TNI, Polri, Basarnas, BMKG, PMI, MDMC, ACT, Artha Graha Peduli, PT. POS Indonesia, Bank Mandiri, Bank Muamalat, Pertamina, Garuda Indonesia, Pelni, Orari dan RAPI, IDI, Dompet Dhuafa, Darut Tauhid, Universitas Airlangga Surabaya, UGM, UNPAD, UNS, UNHAS, UNIBRAW, UMI Makasar, PPNI Jawa Timur, PMI Bogor, PMI Bali, PMI Kota Solo, PMI DKI Jaya, KKP Probolinggo, KKP Denpasar, KKP Surabaya, MDMC Semarang, MDMC Bantul, BBTKL Surabaya, YARSI Jakarta, RSIA Kenari Graha Medika Bogor, AMDA Indonesia, BPPK Nasional, Kimia Farma dan RADAR Bogor, IOF, Wanadri, Mapala, Perusahaan Asuransi, Komunitas Relawan Indonesia, BPBD, dan lainnya.

Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Jonny Harianto, S.I.P, menuturkan Dansatgas Posko PDB Gempa Lombok Czi. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH. M.Han mengajak seluruh potensi nasional, baik kementerian, lembaga maupun relawan kemanusiaan untuk dapat melakukan registrasi dan menyamakan data fokus kegiatannya, guna masuk kedalam upaya selanjutnya, yaitu transisi ke pemulihan.

“Kita perlu duduk bersama kembali untuk memudahkan kerja kita, semua ini semata-mata untuk kelancaran penanganan korban bencana. Dan kami sangat berterima kasih atas peran serta dan kontribusinya membantu upaya penanganan darurat ini,”ujar Kapendam IX/Udayana. Dan berdasarkan data Posko PDB Tanjung, Kamis (16/8/2018), tercatat korban meninggal dunia sebanyak 466 orang, yang berasal dari Kabupaten Lombok Utara (404), Lombok Barat (39), Lombok Timur (12) , Lombok Tengah (2), dan Kota Mataram (9). Adapun korban luka (1.054) dan pengungsi (417.529). Sedangkan total bangunan dan rumah yang rusak terdata sejumlah 71.937 unit.

Pada kesempatan yang sama di peringatan HUT kemerdekaan RI ini, juga dimeriahkan dengan lomba balap kelereng, lomba jalan balon tempel, balap karung, yang digelar diantaranya di Lapangan Tanjung, Dusun Selelos, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Lombok Utara.

“Senyuman dan keriangan anak-anak pengungsi ini adalah semangat kita memberikan kembali kehidupan mereka yang sempat hilang,”pungkasnya.

Editor: Hisar Sihotang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here