Home BERITA TERBARU Terdakwa Anggota Brimob Penyiram Novel Dituntut Jaksa 1 Tahun Penjara

Terdakwa Anggota Brimob Penyiram Novel Dituntut Jaksa 1 Tahun Penjara

183
0

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Jaksa Penuntut Umum, dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Ahmad Patoni, bersama Kasi Pidum Kejari Jakut, Satria Irawan dan Fedrik Adhar, Kamis 11/06 membacakan Requisitor atau surat tuntutan dua terdakwa pelaku penganiayaan korban Novel Salim Baswedan.

Terdakwa Rahmat Kadir Mahulete dan Rony Bugis, yang bertugas di Brimob Kelapa Dua Depok itu dituntut masing masing 1 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Utara 11/06.

Jaksa meminta kepada majelis hakim Djuyamto didampingi hakim anggota Taufan Mandala dan Agus Darwanta, yang mengadili dan memeriksa berkas perkara penganiayaan berat yang telah mencederai Novel Baswedan, supaya menghukum terdakwa sesuai perbuatannya.

Menurut jaksa, perbuatan terdakwa bermotif karena sakit hati melihat korban yang merusak institusi Polri. Korban yang dibesarkan institusi Polri tapi di rusak sehingga terdakwa tidak terima, lalu terdakwa berencana hanya memberikan pelajaran untuk mencederainya dengan menyiram air keras ke badan korban yang sudah dicampur air biasa. Namun air keras yang di siramkan itu mengenai bagian muka terdakwa hingga mengenai mata korban dan tidak bisa berfungsi lagi.

Dengan menggunakan motor, sekitar jam 3.00 wib kedua terdakwa berkendara dari wilayah Kelapa Dua Depok menuju jalan Deposito tempat kejadian perkara, disamping Masjid Al ihksan di Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara.

Sidang melalui vidio conference dalam dua berkas terpisah tersebut, jaksa mengatakan, terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar hukum, sebagaimana dakwaan jaksa. “Berdasarkan fakta fakta yang terungkap dalam persidangan, berupa keterangan saksi saksi, alat bukti dan barang bukti, bahwa kedua terdakwa telah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar hukum sebagaimana dalam dakwaan tentang penganiayaan berat dengan bersama sama.

Terdakwa melakukan aksinya di dekat rumah korban jalan Deposito, Kelurahan Pegangsaan Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara, pada April 2017 lalu.

Jaksa menambahkan, seluruh unsur melawan hukum yang didakwakan terhadap terdakwa telah memenuhi unsur melawan hukum, sehingga terdakwa patutlah dihukum sesuai perbuatannya, kata jaksa.

Dengan menggunakan motor, sekitar jam 3.00 wib kedua terdakwa berkendara dari wilayah Kelapa Dua Depok menuju jalan Deposito, tempat kejadian perkara, yang berada di Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara, menuju rumah korban Novel.

Usai pembacaan tuntutan majelis hakim memberikan waktu satu minggu kepada terdakwa dan penasihat hukumnya untuk menyusun pembelaan atau pledoi, ucapnya.

Penulis : P.Sianturi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here