banner 728x250

Terkait Pekerjaan Sibea-bea Belum Rampung PPK: Apresiasi kenerja awak Media Disamosir Samosir

  • Share

SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY – Terkait Paket pekerjaan Penanganan Jalan Akses Wisata Rohani Sibea-Bea yang terletak diantara dua desa yaitu Desa Turpuk Sihotang dan Desa Janji Martahan kecamatan Harian Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara, hingga kini belum Rampung.

Akhirnya PPK kegiatan, Tambos Nainggolan buka bicara dan sangat apresiasi masukan dan kritikan para awak media selama ini, yang mana turut mengawasi dalam memberikan masukan yang positif dalam rangka mendukung kwalitas pekerjaan tersebut.

judul gambar

Hal ini dikatakanya kepada Awak media Sabtu (8/1/2021) ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya”,Maaf lae kebetulan saya saat ini lagi di Medan, tuturnya mengawali perbincangan konfirmasi.

Kami dari pihak PPK, “sangat apresiasi atas bantuan para teman-teman Awak media yang turut mengawasi dan memberikan masukan, sehingga kegiatan bisa lebih baik lagi sesuai yang kita harapkan,Ujarnya.

Saya selaku PPK-nya, mempunyai tanggung-jawab, selain kwalitas secara tehnik, juga menjadi beban moral yang besar selaku putra daerah Samosir juga imbuhnya.

Terkait regulasi dan peraturan yang sudah terikat kontrak semuanya kita akan laksanakan dengan baik tanpa ada terabaikan satupun dan denda keterlambatan pasti akan kita hitung semuanya lae, “pungkasnya Tambos mengakhiri.

Adapun Pagu Anggarannya kegiatan tersebut Sebesar Rp.24 Milliard kurang lebih yang bersumber dana APBN Tahun Anggaran 2020 yang dikerjakan pihak kontrantor PT. MATIO JAYA CEMERLANG yang berkantor Pusat di Desa Matio, Balige.

Kegiatan ini sudah dimulai pada akhir Bulan Juni 2020 tahun lalu, namun hingga kini masih tampak belum siap padahal waktu yang diberikan pemerintah hanya 210 hari kelender hari kerja.

Adapun kegiatan Pekerjaan Mayor berupa Pekerjaan Hotmix dengan Volume pekerjaan sepanjang 2500 Meter ditambah kegiatan minor, seperti Pekerjaaan Dix Saluran dan dan vaving blok serta Pagar Pengaman jalan.

Informasi yang beredar saat ini, walau belum serah terima pekerjaan dari pihak kontraktor dari pemberi pekerjaan, namun sangat disayangkan orang yang tidak bertanggung-jawab melalukan pengutipan liar dengan dalil uang kebersihan.

Disini diharapkan kepada Pemerintah setempat agar menghimbau masyarakat supaya jangan melakukan kutipan liar, sehingga tidak berdampak asumsi jelek dari masyarakat luar.

Hingga berita ini diturunkan pihak kontraktor seperti Direktur Perusahaan belum bisa ditemui dilapangan, sehingga terbatas hasil konfirmasi investigasi sesuai fakta lapangan yang dilayangkan menjadi konsumsi publik.

(Penulis: Hatoguan Sitanggang)
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *