Home INTERNASIONAL Tewas di Tangan Teroris, Paus Fransiskus : Pastor Hamel adalah Martir Menuju...

Tewas di Tangan Teroris, Paus Fransiskus : Pastor Hamel adalah Martir Menuju Gelar Santo

318
0
Foto : Pastor Jacques Hamel.

Vatikan, Mediatransparancy.com – Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, menyebut Pastor Jacques Hamel, yang tewas akibat serangan teroris berpisau di Perancis Juli lalu, adalah seorang martir.

Tak hanya itu, Paus pun menyebut Hamel telah membuka jalan untuk menjadi santo. Pernyataan ini diungkapkan Paus dalam misa khusus bagi para peziarah dari daerah Rouen, Perancis.

Di wilayah itulah dua teroris menyerbu ke gereja di Saint-Étienne-du-Rouvray, dan lalu membunuh pastor berusia 85 tahun itu. “Tuhan menerima kemartirannya di atas altar Kristus,” kata Paus, di kapel tempat dia tinggal di Vatikan, Rabu (14/9/2016).

“Dia memberikan nyawanya untuk kita, dengan tidak menyangkal Yesus,” kata Paus dalam bahasa Italia, seperti diberitakan Reuters. “Dia adalah martir, dan martir masuk dalam beatifikasi,” kata dia.

Martir adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Yunani, yang artinya “saksi” atau “orang yang memberikan kesaksian”. Kata ini umumnya dipakai untuk orang-orang yang berkorban, sering kali sampai mati, demi kepercayaannya.

Sementara itu, beatifikasi dalam Gereja Katolik adalah deklarasi oleh Paus bahwa orang mati dalam keadaan bahagia, dan membuka langkah untuk kanonisasi. Kanonisasi merupakan sebuah proses yang membuktian bahwa kandidat telah menjalani kehidupan dengan kebajikan heroik (heroic virtues) sehingga layak untuk dinyatakan sebagai santo. Biasanya, sebuah keajaiban diperlukan sebelum seorang ditetapkan sebagai santo. Namun, persyaratan itu bisa dikesampingkan jika orang itu terbukti meninggal sebagai martir.

Gereja Katolik menganugerahkan gelar kesucian kepada orang-orang yang dianggap begitu suci selama hidup. Mereka diyakini telah bersama dengan Allah, dan bisa memohon kepada Allah untuk melakukan mukjizat.

Dalam khotbahnya kali ini, Paus pun meminta kepada semua agama untuk menyerukan bahwa pembunuhan yang mengatasnamakan agama adalah perbuatan setan. Diberitakan sebelumnya, Hamel dibunuh oleh dua warga Perancis, yang menjadi aksi pertama teroris menyerang gereja di wilayah Eropa barat.

Aksi teror ini terjadi 12 hari setelah aksi seorang warga Tunisia yang mengaku tergabung dalam kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Nice.

Dia menabrakkan truk yang dikemudikannya ke kerumunan massa dan menewaskan 84 orang. Warga yang menjadi korban sedang berkumpul dalam malam perayaan Bastille Day.

Penulis : Chris Muryat/rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here