Home DAERAH Tidak Kantongi NUPTK, 100 PNS Di Kabupaten Tebo Bermasalah

Tidak Kantongi NUPTK, 100 PNS Di Kabupaten Tebo Bermasalah

331
0
Foto : GEDUNG DINAS PENDIDIKAN TEBO.

Muara Bungo, Mediatransparancy.com – Berdasarkan informasi dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi dan tambahan penghasilan bagi guru Pegawai Negeri Sipil Daerah.

Foto : Ratusan PNS Bermasalah di Kabupaten Tebo.
Foto : Ratusan PNS Bermasalah di Kabupaten Tebo.

Hal ini tentunya menjadi pokok masalah bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo, bahwa ditemukan lebih kurang 100 orang pegawai negeri sipil guru belum memiliki NUPTK, pasalnya diwajibkan untuk melakukan pengembalian Tunjangan Tambahan Penghasilan guru non sertifikasi triwulan 1 tahun 2016 bagi yang PNS serta non PNS.

Karena disebabkan tidak memiliki NUPTK, maka dengan hal tersebut guru yang berstatus CPNS dapat mengusulkan kembali setelah mendapatkan SK yang terhitung mulai berlakunya SK tersebut keluar dengan harapan semua guru bisa mengembalikan segera tunjangan penghasilan sesuai dengan golongan seperti halnya untuk golongan dua sebesar 750 ribu rupiah sedangkan golongan tiga sebesar 712 rupiah yang sudah diambil beberapa bulan yang lalu.

Foto ; KABID PAUD DAN DIKDAS DUMYATI.
Foto ; KABID PAUD DAN DIKDAS DUMYATI.

Sementara itu Dumyati sebagai Kepala Bidang PAUD dan Dikdas Dinas Pendidikan di kabupaten Tebo saat diwawancarai Mediatransparancy.com diruang kerjanya mengatakan “pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo masih banyak guru PNS di Kabupaten Tebo yang tidak memiliki NUPTK yang lengkap.

“Ya benar sebelumnya sudah dibayar uang tunjangan penghasilan dibulan pertama, kemudian persyaratan semua guru tersebut masih terkendala lambat oleh Kemendikbud oleh sebab itu maka 100 orang guru dilakukan pembayaran tunjangan sesuai dengan golongan,” ujarnya.
Kemudian ditambahkannya bahwa dengan harapan sebanyak 100 orang guru PNS tersebut bisa diberikan penjelasan agar tidak mengalami kesalahan lagi terhadap tunjangan profesi dan tunjangan penghasilan ini, pungkasnya.

Penulis: Hussein Al Khabsyari/Almen.M
Editor : Novita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here