Home DAERAH TIM PENGAWAS PUPUK SUBSIDI HARUS TEGAS DI KOTA SUBULUSSALAM

TIM PENGAWAS PUPUK SUBSIDI HARUS TEGAS DI KOTA SUBULUSSALAM

190
0

Subulussalam-Mediatransparancy.com – Pupuk bersubsisdi adalah milik rakyat,bukan milik orang kaya. Sehingga programdibuat pemerintah dari pusat hingga sampai kedaerah, dan semua ini diatur oleh undang-undang yang wajib di patuhi oleh seluruh elemen. Sehingga setiap daerah wajib melindungi melalui TIM yang telah dibentuk.
Dikota Subulussalam TIM ini telah di bentuk yang melibatkan seluruh instansi, termasuk Kejari dan kepolisian. Sehingga TIM ini telah tampak lengkap, maka dengan itu di harapkan penyaluran pupuk subsidi ini penuh pengawasan dan tepat sasaran.
Dikota Subulussalam sistem telah dirubah, terutama terhadap kios pengecer. Dulu setiap kios yang ada di komplek pasar terminal mendapat mandat untuk mengecer. Akan tetapi di tahun 2015, sistem ini telah dirubah oleh Dinas Pertanian, sehingga para pemilik kios di terminal sedikit keberatan.

Menurut para penggecer, mereka kecewa dengan perubahan sistem ini, karena tanpa pemberitahuansebelumnya. Dinas Pertanian langsung berbuat dan meninggalkan kami semua, ujar pemilik kios.
Disisi lain Kadis Pertanian Masri SP, mengatakan kepada media ini bahwa mengaku telah merubah sistem ditahun 2015. Mengingat kebutuhan para petani, agar lebih dekat ketempat mereka. Maka para pengecer dibagi per kecamatan. Dan hal ini telah di tetapkan 3 agen di setiap kecamatan, dan menurut Kadis hal ini akan mempermudah para petani untuk membeli pupuk.
Ditambahkan beliau lagi,“dengan sistem ini lebih baik,dari pada sistem yang dulu,malah lebih mudah melakukan pengawasan” .
Mengingat pupuk subsidi sangat rentan dengan penyelewengan, maka dalam hal ini, beberapa pengamat berkomentar melalui media ini. ‘’ Mau dirubah system atau tidak, yang terpenting adalah pendistribusian dan penyaluran harus tepat sasaran, jangan salah kaprah dan juga harus tepat waktu “ tegasnya.
Pengawasan sangat perlu, bila tidak pasti akan tercipta mafia baru dalam penanganan pupuk ini.
Terjadinya penyelewengan disetiap proyek apapun karena adanya kesempatan dan lemahnya pengawas. Dalam hal ini, diminta kepada semua TIM agar benar benar menjalankan tugasnya sebagai TIM.
Dan satu lagi, yang sangat perlu di lakukan bagi para pengecer harus benar benar memiliki kios agar para petani mengetahui dimana dan siapa mitranya.
Seterusnnya kelompok tani juga harus diawasi. Jangan sempat mereka bermainyang dalam hal ini sangat rentan terjadi, karena pupuk perlu ditebus. Besar kemungkinan agen dan kelompok tani sekongkol untuk mengeluarkan pupuk dan menjual ketempat lain.
Disisi lain, para petani lebih banyak diluar kelompok yang perlu diperhatikan bagaimana mereka agar mendapat pupuk.
Dalam hal ini sangat perlu perhatian dinas Pertanian, jangan sampai sistem ini menjadi bumerang ditengah masyarakat, supaya di izinkan petani lain membeli ke pengecer/agen sesuai HET.
HET Juga sangat perlu diumumkan agar para petani tau,dan tiidak merasa di tokohi dan peran pengawas Sangat dibutuhkan.(Sar)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here