banner 728x250

Turun ke Level 2, Pasar Tradisional di Kota Cirebon Kembali Ramai Pembeli

  • Share

MEDIA TRANSPARANCY, CIREBON – Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon berharap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di Kota Cirebon dapat mendongkrak jumlah pengunjung agar penghasilan pedagang dapat kembali meningkat.

“Harapan kita dengan turun level ini animo atau tingkat kunjungan masyarakat bisa meningkat. Kami selalu memantau satu minggu ini, pengunjung tidak berpengaruh signifikan dengan PPKM. Padahal di luar, aktivitas masyarakat itu hampir mendekati normal,” ujar Direktur Umum Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon, Dudung Abdul Rifa’i, saat ditemui mediatransparancy.com, Selasa (05/10/2021).

judul gambar

Dudung menuturkan sejak penerapan PPKM Level 4 perubahan animo kunjungan pasar tidak mengalami peningkatan signifikan.

Pengunjung pasar, lanjutnya, saat ini pada PPKM level 2 Pasar Kanoman dan Pasar Jagasatru sudah mulai mendekati normal. Terutama Pasar Jagasatru yang merupakan pasar kulakan (pasar induk) yang sebagian besar pengantar logistik yang mengisi stok barang para pedagang.

“Dari Tingkat kunjungan di pasar lainnya mulai ada trend menaik secara bertahap dari jumlah pengunjung ,” ujarnya.

Terutama, kata Dudung, Pasar Harjamukti umumnya dikenal dengan pasar jual beli buah-buahan. “Mulai ada perkembangan dari jumlah pengunjung setiap harinya mulai mengalami peningkatan,” ujarnya berharap.

Kendati demikian jumlah pengunjung belum signifikan, menurut Dudung, pedagang pasar masih tetap bertahan dan beroperasi sesuai aturan pasar dengan menerapkan Prokes yang ketat.

“Seiring dengan PPKM Level 2 saat ini di Kota Cirebon, jumlah pedagang pasar yang antusiasme mengikuti vaksinasi semakin tinggi. Ini membuktikan bahwa masyarakat sudah mulai sadar dan tidak takut lagi akan manfaat vaksinasi yang diberikan secara gratis,” pungkas Dudung.

Penulis : Priyo

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *