banner 728x250

Vaksinasi Untuk Anggota Keluarga Dewan DKI Ditolak Pemprov

  • Share

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY –Usulan anggota DPRD DKI Jakarta agar anggota keluarga dilakukan vakainasi Covid-19 ‘ditolak’ Pemprov DKI. Penolakan tersebut karena anggota keluarga para wakil rakyat di DKI Jakarta tersebut bukan prioritas.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, anggota keluarga DPRD DKI tidak termasuk prioritas yang harus segera diimunisasi.

judul gambar

Pihaknya, kata Wagub masih ingin menyuntikan vaksin kepada kelompok yang dinilai paling rentan seperti tenaga kesehatan, pedagang, dan pekerja bidang pelayanan publik lainnya.

“Oh iya dong, kita kan bukan prioritas keluarga. Prioritas adalah tenaga kesehatan, tadi pedagang pasar, nanti petugas publik seperti sopir bus, kondektur dan sebagainya,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Politisi Gerindra ini menjelaskan, kelompok prioritas memiliki tingkat interaksi yang tinggi dengan masyarakat. Karena itu, mereka disuntik duluan demi mencegah terjadi penularan Covid-19.

“Yang keluar rumah siapa? Yang paling penting dan genting, itupun tetap menggunakan prokes,” jelasnya.

Dikatakannya,  untuk anggota keluarga yang tak termasuk dalam kelompok prioritas seharusnya tetap berada di rumah.

“Mereka harus menunggu giliran vaksin setelah kelompok prioritas mendapatkannya. Keluarga kita lebih baik berada di rumah, karena tempat terbaik bagi seluruh warga adalah berada di rumah,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, para anggota DPRD DKI Jakarta sudah memulai vaksinasi Covid-19 untuk 106 anggota mulai tanggal 2-3 Maret 2021.

Anggota keluarga dari tiap anggota dewan juga diajukan untuk menerima imunisasi.

Rencana ini dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik.

Selain anggota dewan, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di gedung DPRD juga sedang divaksin.

“Vaksinasi untuk anggota keluarga dewan baru kita mau minta. Baru mau minta,” ujar Taufik saat dihubungi, Kamis (4/3).

Menurutnya, permintaan vaksinasi untuk anggota keluarga DPRD datang dari para anggota dewan sendiri. Pihkanya akan mengajukannya ke Dinas Kesehatan DKI.

“Kita minta ke Dinkes. Belum sampai sekarang. Sementara kan anggota dulu,” jelasnya.

Dikatakannya,  vaksinasi untuk keluarga anggota DPRD penting karena berkontak langsung dengan para legislator DKI. Sementara tiap dewan harus berinteraksi secara intens dengan masyarakat.

“Kan kalau kita divaksin, kita kan berhubungan dengan masyarakat, maka jika kita pulang ke rumah gimana?” ucap Taufik. (Anggiat S)

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *