Home DAERAH WAGUB HIMBAU MASYARAKAT PILIH CALON YANG PUNYA KOMPETENSI DAN SIAP UNTUK MEMIMPIN

WAGUB HIMBAU MASYARAKAT PILIH CALON YANG PUNYA KOMPETENSI DAN SIAP UNTUK MEMIMPIN

222
0

Kota Jambi, Transparancy.com – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H.Fachrori Umar menghimbau masyarakat Provinsi Jambi untuk memilih calon yang mempunyai ilmu dan kompetensi serta siap untuk memimpin, dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden mendatang. Himbauan tersebut dikemukakan oleh Wagub dalam Dialog Kita, dialog interaktif dengan tema Sosialisasi Pemilih Pemula, bertempat di Studio Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) Jambi, Sabtu sore dialog interaktif yang disiarkan secara langsung (live) oleh TVRI Jambi ini menghadirkan dua orang narasumber, yaitu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Tifatul Sembiring dan Wakil Gubernur Jambi, H.Fachrori Umar.
Wagub mengungkapkan, dirinya menghimbau masyarakat memilih, justru untuk memperbaiki kondisi negara Indonesia.
Untuk itu, Wagub menekankan agar masyarakat benar-benar memilih calon legislatif dan calon presiden yang berkualitas, baik dari sisi kompetensi maupun dari sisi akhlak. Wagub mengatakan, dia optimis bahwa masyarakat Provinsi Jambi akan memilih dalam Pemilu mendatang. Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Tifatul Sembiring menyatakan, persentase pemilih pemula di Indonesia dalam Pemilu 2014 mencapai 20%, maka dari itu, sosialisasi bagi pemilih pemula ini sangat penting untuk dilakukan.
Tifatul mengajak pemilih pemula dan seluruh pemilih untuk menggunakan hak pilihnya.
Tifatul menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya sangat menentukan bagi masa depan Indonesia.
Tifatul menuturkan berbagai capaian dan tantangan dalam pembangunan nasional Indonesia, serta menghimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangun, diantaranya dengan menggunakan hak pilih.
“Ini negeri, negeri kita, bukan negeri orang, mari kita perbaiki,” ujar Menkominfo ini.
Tifatul mengemukakan, kedepannya, masyarakat harus lebih selektif, terutama dalam menghadapi politik uang, jangan mau tergoda memilih calon hanya karena uang, yang sama sekali tidak berarti jika dibandingkan dengan nasib negara lima tahun kedepan.
Tifatul mengingatkan, masyarakat harus memilih pemimpin yang benar-benar berkualitas, untuk itu calon pemimpin, apalagi calon presiden, harus “ditantang”, harus diadakan assessment.
“Carilah yang terbaik, jangan dengan uang,” sebut Tifatul.
Selanjutnya, Tifatul berharap agar jurnalis dan media punya idealisme untuk turut serta membangun negara, termasuk dalam Pemilu. (lia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here