Home DAERAH Wakil Walikota Pimpin Rapat Dengan Tim Penyusun GRAND DESIGN Pendidikan Kota Jambi

Wakil Walikota Pimpin Rapat Dengan Tim Penyusun GRAND DESIGN Pendidikan Kota Jambi

254
0
Wakil Walikota H. Abdullah Sani pimpin rapat pertemuan dengan Tim Penyusun Grand Design Pendidikan Kota Jambi di Aula Bappeda Kota Jambi (20/08)
 Today at 9:11 AM
Kota Jambi, Mediatransparancy.com – Pemerintah Kota Jambi tetap fokus dan konsisten dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Jambi sebagai salah program prioritas Pemerintah untuk mencapai visi dan misi Kota Jambi Bangkit.
Untuk itu bertempat di Aula Bappeda Kota Jambi (20/08) Wakil Walikota H. Abdullah Sani memimpin rapat pertemuan dengan Tim Penyusun Grand Design Pendidikan Kota Jambi.
Salah satu tujuan digelarnya pertemuan Pemkot Jambi dengan Tim Penyusun Grand Design Pendidikan di Kota Jambi adalah untuk percepatan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Jambi terutama dalam bidang sarana dan prasarana dengan memperhatikan kebutuhan dan format pembangunan Pemerintah Kota Jambi.
Wakil Walikota H. Abdullah Sani mengakui saat ini kondisi pendidikan di Kota Jambi masih tertinggal jika dibandingkan dengan Ibukota Provinsi di daerah lain. Untuk itu melalui pertemuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi dari Tim kepada Pemerintah Kota Jambi untuk melakukan perbaikan pendidikan di Kota Jambi.
“Tujuannya bagaimana pendidikan di Kota ini kedepan lebih baik. Kita juga mengakui untuk saat ini sudah baik, tapi masih banyak hal yang perlu kita perbaiki lagi. Yang namanya pendidikan itu bagaimana sarananya, fasilitasnya, bagaimana tenaga pangajarnya, bagaimana peserta didiknya, bagaimana lingkungannya dan bagaimana pendanaannya,” ujar Wawako.
Sementara itu Ketua Tim Penyusun Grand Design Pendidikan Kota Jambi Prof. Mukhtar Latif mengatakan, untuk memaksimalkan tim harus melakukan pemetaan terlebih dahulu tentang permasalahan dan tujuan akhir Grand Design Pendidikan.
“Grand Design Pendidikan Kota Jambi harus disesuaikan dengan kebutuhan dan format pembangunan Kota Jambi yakni perdagangan dan jasa. Jadi harus disesuaikan, inilah model yang harus dikemas sesuai dengan visi dan misi pembangunan Kota Jambi, tidak bisa kalau format pembangunannya perdagangan dan jasa kemudian dibuat format industri atau budaya, nah inilah yang harus cepat di disain,” ujar Mukhtar.
Untuk waktu 3 bulan kedepan Tim Penyusun Grand Design Pendidikan Kota Jambi akan menyusun konsep awal yang kemudian akan dibahas pada pertemuan berikutnya.(lia/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here