Home BERITA TERBARU Warga Bandung Minta TKA Proyek KCIC di Rapid Tes Dan Swab

Warga Bandung Minta TKA Proyek KCIC di Rapid Tes Dan Swab

182
0

BANDUNG, MEDIA TRANSPARANCY – Aliansi dari beberapa Organisasi Masyarakat di Kota Bandung menggelar Aksi unjuk rasa dengan aksi damai di proyek Girder KCIC(Kereta Cepat Indonesia Cina) di Kopo Cirangrang, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung Rabu 5/8/2020.

Dalam Aksi Unjuk rasa tersebut di hadiri oleh LSM TUAR, LSM GMBI, Ormas MANGGALA dan LSM AKSAN, dihadiri oleh beberapa aparatur setempat, Polisi Pamongpraja, personil TNI- Polri dan jajaranya.

Iwan Ridwan (TUAR) Abah Mansyur (GMBI), Moch Dadang (MANGGALA) Asep Mashal (AKSAN) menyampaikan Aspirasinya kondisi saat ini cukup sangat memprihatinkan dengan adanya pembangunan proyek (KCIC) yang seharusnya menjadi manfaat bagi seluruh masyarakat akhirnya Menjadi musibah bagi warga masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Kopo Cirangrang,”ujarnya

Dalam pekerjaan proyek tersebut dikeluhkan warga dengan terjadinya banjir pada saat hujan dan juga retakan pada dinding rumah warga, jalan sekitar yang terabaikan di jadikan dasarnya kami sangat setuju-setuju saja dengan adanya proyek Kereta Cepat, jangan sampai mengabaikan dampak terhadap masyarakat terutamakan kepentingan warga, harus terpenuhi terkait hak-hak masyarakat dan perizinan yang harus ditempuh agar pembangunan tersebut sesuai Aturan dan Undang-undang.

Dengan adanya isu crusial yaitu 4 lembaga ini menghimbau agar para Tenaga Kerja Asing (TKA) wajib untuk Rapid tes dan Swab agar masyarakat Kota Bandung terhindar dari Virus Corona (COVID19) yang dibawa dari negara Tiongkok yang kita tahu awal mula Virus ini Ditemukan.

Menurut keterangan salah satu aktivis yang peduli terhadap Proyek pembangunan tersebut Hendra mengatakan ”Seharusnya pemerintah memberikan contoh yang baik kepada masyarakat juga agar metiru atas apa yang di lakukan oleh Pemerintah jangan sampai hanya menjual atas nama Program Pemerintah dalam pelaksanaan dan tidak memberikan contoh yang baik, sehingga banyak aturan yang di Ianggar Prosedur di kesampingkan seolah-olah tidak pernah berpikir dampak dari pembangunan KCIC yang akan dirasakan oleh masyarakat”.

Oleh sebab itu kami menyatakan 4 sikap agar pemerintah dapat memenuhi keinginan masyarakat di antaranya:

1. meminta kepada pihak KCIC sementara agar tidak melanjukan sebelum Bertanggung jawab terhadap Dampak yang di rasakan warga dengan adanya akibat proyek KCIC

2. jam kerja harus sesuai dengan Undang-undang, jangan sampai mengganggu waktu istirahat masyarakat.

3. Meminta kepada pihak KCIC Kopo menyampaikan kepada pihak KCIC pusat Agar segera menyelesaikan masalah WARGA TAKOKAK.

4. Seluruh pekerja TKA Wajib Rapid Tes dan Swab tes.

Bila mana dalam tuntutan tersebut masih di abaikan juga, maka kami akan melakukan kembali aksi unjuk rasa yang lebih besar dan akan melibatkan instansi terkait,” demikian tuntutan 4 LSM/Ormas tersebut.

Penulis : Hendra Boentaran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here