Home BERITA TERBARU WARGA NU DEMAK ANTUSIAS MENYAMBUT KOTAK INFAQ NAHDLATUL ULAMA (KOIN NU)

WARGA NU DEMAK ANTUSIAS MENYAMBUT KOTAK INFAQ NAHDLATUL ULAMA (KOIN NU)

476
0
Kegiatan Musyawarah Kerja MWC NU Kecamatan Guntur Kabupaten Demak

DEMAK, MEDIATRANSPARANCY.COM – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MCWNU) Guntur Kabupaten Demak melakukan pembenahan administrasi dan manajemen dengan harapan program nyata bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. Mereka menjalankan program koin NU untuk menggerakkan kemandirian organisasi.

“Biar program NU bisa berjalan dengan baik dan sesuai sasaran perlu pembagian tugas dan fokus agar tidak ngoyoworo,”kata Ketua NU Demak KH Muhammad Aminuddin saat memberikan pembinaan dan pengarahan pengurus pada acara Musyawarah Kerja MWC NU Demak yang bertempat di Kantor Sekretariat NU Guntur Kabupaten Demak, Sabtu (17/3)

Ketua PCNU Demak saat membuka musyawarah Kerja
MWCNU Guntur

Lebih lanjut Kiai Aminuddin menegaskan perlu kiranya soliditas organisasi dalam menjalankannya terlebih program Koin NU yang dicanangkan sebagai upaya percontohan MWC yang berada wilayah Kabupaten Demak.

“Koin yang digalang MWC Guntur ini akan kami jadikan percontohan MWC dan cabang,” tegasnya.

Ketua MWCNU Guntur KH Muhammad Tamim Romli mengatakan, prioritas program MWCNU perlu disinkronisasi dengan PCNU Demak dengan prioritas konsolidasi dan kemandirian organisasi yang di implementasikan dengan gerakan Koin NU sesuai tema yang diangkat dalam forum yakni Wujudkan Konsolidasi dan Kemandirian Organisasi dengan Infak dan Shadaqah Melalui Koin NU.

“Koin NU ini tidak hanya sebagai alat untuk mengumpulkan uang, namun lebih dari itu yakni untuk konsolidasi dan kemadirian organisasi,” katanya.

Musyawarah Kerja MWCNU tersebut dihadiri pengurus MWCNU, pengurus ranting baik syuriyah maupun tanfidziyah NU se-Kecamatan Guntur, badan otonom, lembaga tingkat kecamatan dan tamu undangan.

Sementara itu, Warga NU di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel) antusias menyambut kirab Kotak Infaq Nahdlatul Ulama (Koin NU) raksasa, Sabtu (17/3). Koin terbesar se-Jawa tersebut telah diberangkatkan dari Pesantren Tanara Banten, Rabu (14/3).

Penyambutan dilaksanakan di Pondok Tahfidz Terpadu Nurul Qur’an Setu, kemudian berlanjut ke kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Tangsel dan berujung di Polres setempat.

Agenda yang diselenggarakan NU Care LAZISNU ini diawali upacara penyambutan dan penyerahan simbolis Koin dari Direktur LAZISNU Banten kepada Rais Syuriyah PCNU Tangsel KH Munhady Muslih. Penyambutan dihadiri para pengurus Banom NU Tangsel, santriwan santriwati Pesantren Tahfidz Terpadu Nurul Qur’an dan warga sekitar.

Jurnalis: (NU/Akmal)

Editor: Romy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here