Home DAERAH Warga Tionghoa Medan Diminta Berbahasa Indonesia

Warga Tionghoa Medan Diminta Berbahasa Indonesia

251
0

Medan,Transparancy.com – Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, mengimbau warga Tionghoa yang ada di Kota Medan menggunakan Bahasa Indonesia dalam kesehariannya. Ini mengikuti kebiasaan yang sudah berjalan di berbagai daerah lain dan membuat mereka lebih berbaur dengan warga lainnya.
“Karena di daerah lain, seperti Padang Sidempuan warga Tionghoa memakai bahasa Indonesia bahkan juga menggunakan bahasa daerah (Mandailing). Itu patut di contoh warga Tionghoa Medan,” kata Erry Nuradi, saat menerima perwakilan Paguyuban Suku Tionghoa Indonesia di Medan, Senin, 2 Desember 2013.
Erry menjelaskan, penggunaan Bahasa Indonesia secara bersama-sama oleh semua suku sangat baik, menghindari kesalahpahaman dalam berkomunikasi antar warga. “Terlebih lagi jika Paguyuban Tionghoa menegaskan penggunaan Bahasa Indonesia merupakan upaya untuk lebih berbaur di kalangan pribumi,” ujar Erry.
Ketua Paguyuban Suku Tionghoa Goh Kiat Tie, menyambut imbauan Pemerintah Sumut untuk menggunakan Bahasa Indonesia dalam pergaulan sehari-hari. “Kami sudah memakai Bahasa Indonesia tidak hanya di tempat-tempat umum, tapi juga di rumah,” kata Kiat Tie.

Peserta pawai perayaan Cap Go Meh di Kawasan pecinaan, Jalan Sulawesi, Makassar, Minggu (05/2)berpakaian khas Tionghoa. Perayaan Cap Gomeh merupakan perayaan hari kelima belas peringatan tahun baru Imlek dan merupakan ritual akhir perayaan Imlek sebagai upacara menyambut Dewa Cap Gomeh tiba
Peserta pawai perayaan Cap Go Meh di Kawasan pecinaan, Jalan Sulawesi, Makassar, Minggu (05/2)berpakaian khas Tionghoa. Perayaan Cap Gomeh merupakan perayaan hari kelima belas peringatan tahun baru Imlek dan merupakan ritual akhir perayaan Imlek sebagai upacara menyambut Dewa Cap Gomeh tiba

Kiat Tie menuturkan, Paguyuban Tionghoa dibentuk sebagai wadah pengabdian untuk negara dan tidak terlibat politik praktis. “Kami murni lembaga yang ingin bekerja sama dengan pemerintah, termasuk penggunaan Bahasa Indonesia dan budaya,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here