Home DAERAH Wawancara Kadis Penanaman Modal kota jambi

Wawancara Kadis Penanaman Modal kota jambi

237
0

Otto Setiadi : Investor Senang Investasi Di jambi

Jambi-Mediatransparancy.com – Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Jambi Mengungkapkan, Investasi dijambi saat ini adalah investasi masalah infrastruktur yang menjadi pokus yang pertama adalah adalah jalan khusus, dan investor akan segera merealisasikan.yang kedua adalah terkait dengan investasi kelistrikan yaitu di tebo dan sarolangun.memang banyak MOU izin yang dikeluarkan namun faktanya mungkin hanya 2 yang serius meralisasikan investasi yang kaitannya dengan kelistrikan apalagi saat ini giliran lampu mati ada 3 jam dan ada 6 jam, nah itu ada 2 perusahaan yaitu : toko tabung internasional dan Esaos mudah-mudahan tahun 2015 ini mereka sudah merealisasikan.

“Investasi yang lain akan segera masuk yaitu ujung jabung namun secara tenis terutama terkait dgn agreement/perjanjian yang kaitannya dgn yang akan ditandatangani apakah pada level gubernur atau berada pada level operasional tetap, perjanjian dgn kaitan investasi ini menyangkut hal-hal teknis biasanya tdk dilakukan dgn pimpinan daerah tetapi oleh SKPD” tutur Otto

Selain itu juga Otto menambahkan, Pengaruh investasi pada PAD adalah kaitannya dengan investasi listrik adalah 2×200 dikabupaten tebo pada saat puncak pembangunan membutuhkan tenaga kerja 2800, dan saat pembangunan agak turun sedikit untuk tenaga ahli dan suplayer itu sekitar 1500 orang itu baru satu listrik.untuk jalan khusus puncak pembangunannya ini membutuhkan tenaga kerja lebih banyak.
“walaupun tahun ini adalah tahun politik tetapi tidak mengurangi penanaman modal di daerah” ujar Otto.
otto juga mengungkapkan, Target tahun lalu 70% jika dilihat target daerah tercapai tetapi target pusat tidak dan untuk tahun ini akan melebihi target karena sudah ada komitmen dan lontar akan menginvestasikan sekitar 2,1 triliun lalu jalan khusus 3 triliun jadi semua 5 triliun lebih dan ini sudah jauh melebihi target yang di sampaikan oleh pusat dan kerjasama ini tahun 2015-2016 merupakan puncak dari investasi yang melebihi targat,untuk tenaga kerja banyak levelnya untuk tenaga ahli kelistrikan outsorsing dari luar tetapi tenaga dasar sudah pasti putra daerah jadi dari 2500 tenga kerja tadi pada saat pembangunan itu mungkin lebih dari 2500 tenaga kerjanya adalah tenaga kerja lokal. “kita semua ikut menjaga agar tidak banyak demo karena para investor senang dijambi karena demonya tidak anarkis dan demo damai” harap Otto.(lia)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here