banner 728x250

Daniel Parnsello Simarmata Sang Jawara Dari Samosir

  • Share
Daniel Parnsello Simarmata. 

Samosir, mediatransparancy.com – Di daerah pesisir Danau Toba, tepatnya di Pasir Putih Parbaba Pangururan Kabupaten Samosir. M Simarmata dan istrinya  Juniati  Sitepu  bersama empat orang anaknya, tinggal disatu rumah dengan hidup yang sederhana. Diantara ke-empat orang anaknya, Daniel Parnsello Simarmata berhasil membuat kedua orangtuanya bangga dengan prestasi yang diukirnya pada usia yang masih dini.

Tidak sepertia anak-anak biasanya, selain bermain dengan teman-temanya, Sello yang dikenal ramah itu masih berusia 9 Tahun, dan masih duduk dibangku kelas IV di SD Negeri 26 Parbaba. Anak kelahiran 30 Maret 2013 itu cekatan dalam bahasa Inggris. Bahkan ia sangat senang ketika Tourist datang berkunjung ke kampungnya. Ia akan berkomunikasi dengan bahasa Inggris yang diketahuinya. Sehingga kedua orangtuanya memutuskan untuk memasukkan anaknya bergabung dalam Komunitas Tondi Harmony. Disana ia dapat bimbingan yang baik dari para pelatih komunitas itu. Selain dilatih berbahasa inggris, disana anak-anak akan dilatih bernyanyi, menari, dan bermain musik.

judul gambar

Berkat pelatihan dari komunitas Tondi Harmony dan bimbingan kedua orangtuanya, Sello berhasil meraih beberapa juara dalam lomba bahas inggris sampai ketingkat nasional. Sehingga Ibunya Juniati mengungkapkan rasa kebanggaanya.

“Saya kemarin itu memasukkan dia dalam rangka mengikuti Speak Contes yang mana di selenggarakan oleh suatu penyelenggara  namanya Rajawali champion  secara online. kota penyelenggara berada di Jawa Timur, boleh juga bapak lihat di Instagram mereka. Dia ikuti kejuaraan itu udah beberapa bulan yang lewat, itu ada tertera di piagamnya. Upaya saya itu, ya, memotivasi selalu si anak untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dia miliki. Dengan selalu mengikut sertakan dia mengikuti lomba atau olimpiade,” kata Juniati. Sabtu 16 Juli 2022.

Tidak sampai disitu saja, Sello juga mengikuti lomba-lomba lainya, yang tentunya dibidang bahasa Inggris. “Dan yang baru ini dia ikuti kegiatan KSBN (Kompetisi Siswa Berprestasi Nasional) 2022 untuk mengikuti ujian online dan mendapat medali Perunggu. Sello juga ikut kompetisi olimpiade online bidang bahasa Inggris, itu di selenggarakan oleh QEC (quantum edukation conpetition). Bidang studi bahasa Inggris juga IPA (ilmu pengetahuan alam), keduanya mendapat perunggu.”

Kata Juniati, anaknya Sello saat ini sudah sering berkomunikasi dengan orang-orang luar negeri dengan menggunakan bahasa Inggris, melalui akun Instagram dan Facebook miliknya. Sehingga Juniati Sitepu selalu menyemangati anaknya agar rajin belajar, agar menjadi kreatif mengembangkan bakatnya.

“Ucapan saya, ya, saya sangat berterimakasih karena lewat kegiatan yang diadakan sangat memotivasi dan menginspirasi. Lewat pelatihan Tondi Harmony yang di buat dengan gratis. Mengembangkan bakat dan talenta anaku, spaya jadi anak berprestasi, mandiri dan berani. Harapan saya kedepan-nya, anak saya bisa berguna untuk semua orang dan bisa memotivasi  anak-anak  agar jangan takut mencoba berkompetisi berlomba sebelum dicoba. Karena sukses itu adalah bukan milik mereka yang pintar, tapi  sukses itu adalah milik mereka yang mau berusaha mau blajar. Ngak ada yang namanya orang bodoh asal  mau  mengasah kemampuan dan talenta nya,” ungkapnya.

Lebihlanjut ia berharap agar pemerintah Kabupaten Samosir memberikan perhatian terhadap anak-anak yang ingin mengembangkan bakatnya, lewat event-event perlombaan. Sehingga ketidakmampuan dari segi ekonomi tidak jadi penghambat bagi anak-anak yang memiliki bakat.

“Kalau sello baru naik  kelas 4, tapi bakatnya udah kelihatan, seperti: bahasa inggris dan music. Agar lebih mendalam lagi pernah juga saya les privat-kan sebentar. Karena lihat banyak perkembangannya, beberapa kali saya ikutkan lomba  dengan anak di luar Samosir di tingkat  propinsi seperti di Jawa, Karena di Samosir jarang mengadakan event untuk siswa cerdas dalam bidang pendidikan. Hasilnya selalu memuaskan mendapat juara meraih Piagam dan piala. Masih ada ini belum dikirim Piagam sertifikatnya sama Medalinya ada 3 buah medali Perunggu.

Puji Tuhan-lah kalau dapat perhatian Pemerintah, agar anak Samosir ini bisa sejajar dengan anak luar, ngak tertinggal. Karena persaingan semakin ketat diluar sana untuk meraih prestasi, harus berlomba untuk maju. Dengan di berikan bea siswa untuk anak yang  rajin, agar kedepannya bagi orang tua yang kurang mampu dalam segi biaya semangat terus memotivasi anaknya biar pintar. Bisa juga kan membawa anak Samosir ke jenjang lebih tinggi walau orang tuanya di “dolok-dolok” sana mengharumkan nama Samosir juga kan,” tandas Juniati Sitepu.

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published.